Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
ARTIKA Sari Devi kembali ke layar lebar dan menjadi pemeran utama setelah vakum cukup lama. Setelah tahun ini kembali dengan film produksi Starvision Pencarian Terakhir, terbaru ia membintangi film horor produksi MVP Pictures, Dia Bukan Ibu.
Di film ini, Artika merasa tertantang memerankan karakter ibu. Salah satu tantangan teknis yang harus ia hadapi adalah saat menjalani adegan di sebuah lorong sempit.
“Saya diminta untuk berjalan menggunakan segway. Sementara saya belum pernah pakai sebelumnya. Jadi saat mengambil adegan itu benar-benar harus presisi, karena berada di lorong sempit yang luasnya hanya muat untuk tubuh saya. Itu adalah salah satu adegan yang paling menantang bagi saya secara fisik,” kata Artika Sari Devi dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Sabtu (13/9).
“Film ini juga berbicara tentang identitas perempuan. Seberapa jauh saya jujur dengan diri saya dan membuka diri untuk memerankan karakter ini. Karakter ibu di film ini juga berbicara tentang refleksi perempuan yang seringkali mendapat banyak tuntutan sosial untuk bisa berbagai hal secara ekspektasi,” tambah Artika.
Dia Bukan Ibu mengikuti kisah kakak beradik Vira (Aurora Ribero) dan Dino (Ali Fikry) yang tinggal bersama ibunya, Yanti (Artika Sari Devi). Dua tahun setelah perceraian orangtuanya, Vira tinggal bersama ibu dan adiknya, Dino. Yanti, sang ibu, yang dulu hancur karena ditinggal oleh suaminya kini berubah drastis dan menjadi lebih ceria, cantik, sukses, dan mampu membeli rumah baru sekaligus membuka salon yang selalu ramai meskipun lokasinya tidak strategis.
Namun di balik keberhasilan itu, Vira mulai menyaksikan hal-hal aneh: ibunya melukai pelanggan, hingga berani untuk menyerang Dino dan keesokannya berperilaku seperti tidak terjadi apa-apa. Vira memutuskan untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi kepada sang Ibu, dan apakah di dalam diri ibu, masih ada ibu?
Film Dia Bukan Ibu akan tayang mulai 25 September di bioskop. Selain Artika, film ini juga dibintangi oleh Aurora Ribero, Ali Fikry, Iskak Khivano, dan Sita Nursanti.(M-2)
Reza Rahadian akhirnya kembali lewat film horor, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Tujuan utama film horor bukan hanya menakut-nakuti, tetapi juga membangun emosi, adrenalin, dan rasa penasaran penonton. Beberapa film horor juga menyelipkan pesan moral, budaya
PERSPEKTIF berbeda dari kisah tentang makhluk Mistis Kuyang dihadirkan dalam film drama-horor terbaru berjudul ‘Kuyank’. Film Kuyank dijadwalkan tayang pada 29 Januari.
Sepanjang 2025 sempat muncul kekhawatiran minat penonton akan menurun terutama karena persaingan padat dan jadwal terbatas.
Film horor Penunggu Rumah: Buto Ijo resmi tayang di bioskop mulai hari ini, Kamis (15/1). Di tengah maraknya film horor Indonesia dengan adegan ekstrem.
Danur merupakan langkah awal Prilly Latuconsina bertransformasi dari aktris di industri sinetron ke film, berawal dari Danur pula, kini Prilly telah banyak mendapat kepercayaan di dunia film.
“Film Dia Bukan Ibu pada dasarnya membawa ide tentang ibu yang seharusnya menjadi rumah untuk anak-anaknya, namun bisa melakukan hal yang tak terduga,"
FILM horor MVP Pictures yang disutradarai Randolph Zaini, Dia Bukan Ibu (A Woman Called Mother) resmi terpilih sebagai official selection Fantastic Fest 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved