Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH merilis karya-karya sebelumnya yang menyentuh hati, Segara kembali hadir dengan single terbarunya yang sarat makna berjudul Izinkan Hatimu Bicara, yang resmi dirilis pada 10 September 2025.
Lagu ini menjadi ajakan untuk kembali mendengar suara hati di tengah kebisingan dunia dan kelelahan hidup.
Izinkan Hatimu Bicara bercerita tentang keberanian untuk berhenti sejenak, jujur pada diri sendiri, dan merangkul kembali mimpi-mimpi yang pernah ditinggalkan.
Terinspirasi dari perasaan kalut dan lelah yang kerap dirasakan banyak orang, lagu ini hadir lewat musik yang menenangkan, memberi ruang bagi hati untuk berbicara, dan mengingatkan bahwa hati selalu tahu arah untuk pulang.
Lewat lagu ini, Segara ingin mengingatkan bahwa, "Suara yang paling keras adalah yang tak terucap."
Di balik keheningan, tersimpan kekuatan yang mampu menuntun kita pulang pada diri sendiri. Pesan ini menjadi napas dari Izinkan Hatimu Bicara, mengajak pendengar meresapi keheningan, menemukan ketenangan, dan memeluk kembali keberanian di tengah hiruk pikuk dunia.
Dengan balutan aransemen musik yang hangat, Izinkan Hatimu Bicara menciptakan atmosfer reflektif yang mengundang pendengar untuk meresapi setiap nada. Lagu ini memperkuat ciri khas Segara dalam menyampaikan emosi dengan tulus, serta menjadi teman perjalanan bagi siapa saja yang tengah mencari ketenangan.
Izinkan Hatimu Bicara sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital mulai 10 September 2025, dan Video Lyric bisa ditonton di channel Segara Musica Official yang akan membawa interpretasi visual dari perjalanan hati untuk menemukan kedamaian, menjadi pengingat bahwa di balik segala hiruk-pikuk dunia, ada suara hati yang selalu menuntun kita pulang. (Z-1)
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved