Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PENULIS dan sutradara Joko Anwar akan kembali dengan film terbarunya, Ghost in The Cell (Hantu di Penjara), yang direncanakan rilis tahun 2026. Film ini bergenre horor-komedi, yang juga menandai kembalinya Joko menyentuh genre komedi sejak debutnya, Janji Joni (2005).
Abimana Aryasatya memimpin jajaran pemeran bertabur bintang. Film ini sekaligus menandai kembalinya Abimana ke layar lebar, setelah terakhir kali enam tahun silam lewat Gundala (2019), yang juga disutradarai oleh Joko Anwar.
Ghost in The Cell turut dibintangi oleh pemeran laki laki dari lintas generasi yang sudah menjadi pemain reguler Joko Anwar di antaranya adalah Bront Palarae, Danang Suryonegoro, Endy Arfian, Lukman Sardi, Mike Lucock, Yoga Pratama, Morgan Oey, Aming, Kiki Narendra, Rio Dewanto, Tora Sudiro, Almanzo Konoralma, Haydar Salishz, Arswendy Bening Swara, Dewa Dayana, Faiz Vishal, Jaisal Tanjung, dan Ho Yuhang serta memperkenalkan Magistus Miftah.
“Kami sudah announce tahun 2013. Sudah lama sekali, jadi sekitar 10 tahun lalu. Dan sudah launch judul ini pada 2018. Setiap tahun kami revisi naskahnya. Jadi rencananya dulu sebelum Perempuan Tanah Jahanam, 2018. Jadi 2018 kami umumkan, itu sebenarnya skripnya sudah dalam pengerjaan. Tapi karena kami bikin tahun 2025, setiap tahun itu kami revisi sesuai relevansi,” jelas penulis dan sutradara Ghost in The Cell, Joko Anwar saat ditemui seusai konferensi pers di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, (25/7).
Di film ini, Joko bersama rumah produksi Come and See Pictures dan produser Tia Hasibuan akan kembali menyentil isu sosial. Salah satunya, adalah kegelisahannya pada kerusakan alam.
“Tanpa mereveal banyak. yang paling relevan itu sebenarnya adalah... kerusakan alam karena keserakahan sebagian manusia Indonesia,” bocor Joko.
“Jadi kemarin waktu kami syuting, terus beritanya setiap hari muncul. Ini relevan banget sesuai dengan yang kami syuting.
Film Ghost in The Cell (Hantu di Penjara) akan mengisahkan dua geng yang saling bermusuhan lalu bertikai di dalam penjara Jakarta yang padat. Seolah konflik mereka belum cukup, satu per satu narapidana mulai tewas. Bukan karena dibunuh oleh musuh, melainkan oleh sesosok hantu ganas. Mau tak mau, kedua geng harus bekerja sama jika ingin tetap hidup.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan latar penjara di film Ghost in the Cell bukan sekadar untuk membangun suasana seram, melainkan sebagai metafora kondisi masyarakat.
Selama Berlinale, yang berlangsung dari 13 hingga 22 Februari 2026, film Ghost In The Cell dijadwalkan naik layar sebanyak empat kali.
FILM karya Joko Anwar, Ghost in the Cell mendapat sambutan yang meriah saat penayangan perdana (world premiere) di Berlin International Film Festival (Berlinale) 2026.
Aming diperkenalkan sebagai pemeran karakter bernama Tokek, seorang narapidana dengan latar belakang yang kompleks.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Film Titip Bunda Di Surga-Mu dijadwalkan tayang pada 26 Februari 2026
Film pendek tersebut diputar pada acara Culture Night Of Mandalika Bau Nyale Short Movie Screening sebagai salah satu rangkaian acara festival tahunan Bau Nyale.
Beneran Horor" memasuki tahap pasca-produksi dan dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia
FILM terbaru Fast & Furious akan segera rilis pada 2028 mendatang di bioskop. Film bertajuk "Fast Forever" ini dikonfirmasi akan mengaspal di layar lebar pada 17 Maret 2028.
PERSPEKTIF berbeda dari kisah tentang makhluk Mistis Kuyang dihadirkan dalam film drama-horor terbaru berjudul ‘Kuyank’. Film Kuyank dijadwalkan tayang pada 29 Januari.
BEN Affleck, sutradara dan aktor papan atas, mengambil langkah bijak dengan tidak mendikte masa depan ketiga buah hatinya dari pernikahan dengan Jennifer Garner.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved