Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH produksi Soraya Intercine Films mengumumkan kabar terbaru mengenai proyek film horor mereka. Melalui unggahan di akun Instagram official Soraya Intercine Films, mereka mengungkap berlanjutnya universe Suzzanna.
Dalam unggahan tersebut terlihat bahwa Soraya pada tahun ini akan menggarap Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Sunil Soraya, yang menulis skenario dua film Suzzanna sebelumnya, akan kembali menulis skenario di film ini, sekaligus memproduserinya.
"Kami dengan bangga mempersembahkan Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa yang akan segera diproduksi tahun ini. Luna Maya akan kembali memerankan Suzzanna, yang sukses dengan dua film Suzzanna sebelumnya dan mampu menghidupkan karakter Suzzanna untuk generasi penonton baru," kata Sunil Soraya dalam keterangan pers, Selasa (3/6).
Tidak hanya kabar akan diproduksinya seri terbaru dari universe Suzzanna, pengumuman tersebut juga mengungkap siapa saja yang akan bermain dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Selain Luna Maya yang akan kembali memerankan Suzzanna, aktor Reza Rahadian juga akan bergabung di film ini.
"Di film ini, kami juga kembali bekerja sama dengan Reza Rahadian, yang terakhir bermain untuk film Soraya Intercine Films 12 tahun silam. Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa akan segera tayang di bioskop,” terang Sunil.
Azhar Kinoi Lubis, dipercaya menyutradarai film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Ini sekaligus menandai kolaborasi debut Kinoi bersama Soraya Intercine Films.
Sebelumnya, Azhar sukses melahirkan film-film seperti Petaka Gunung Gede, Mangkujiwo hingga Kafir: Bersekutu dengan Setan.
Sebelumnya, Soraya Intercine Films telah melahirkan sederet film Suzzanna, seperti Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) yang meraih sukses blockbuster dengan raihan 3 juta lebih penonton.
Kemudian, Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023) juga meraih sukses blockbuster dengan raihan 2 juta lebih penonton. (Z-1)
Selama Berlinale, yang berlangsung dari 13 hingga 22 Februari 2026, film Ghost In The Cell dijadwalkan naik layar sebanyak empat kali.
Na Willa bukan sekadar tontonan, melainkan undangan untuk merasakan kembali dunia yang dibangun dengan keberanian anak-anak.
Messi Gusti mengungkapkan perbedaan signifikan saat syuting menggunakan teknologi extended reality (XR) dibandingkan dengan metode motion capture biasa di film Pelangi di Mars.
Diadaptasi dari manga karya Tatsuki Fujimoto, layar lebar dari anime Chainsaw Man akan membawa babak baru yang lebih brutal dan emosional bagi perjalanan hidup sang tokoh utama, Denji.
Ada lima karakter robot utama yang akan menjadi pusat perhatian dalam film Pelangi di Mars.
Deddy Mizwar menjelaskan bahwa film Rumjah Tanpa Cahaya merupakan sebuah refleksi tentang kehilangan.
Reza Rahadian akhirnya kembali lewat film horor, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Djenar Maesa Ayu akan turut membintangi film horor terbaru dari waralaba Suzzanna, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
Visual poster film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa ini menampilkan seorang yang tengah diikat di sebuah tiang kayu, dengan kobaran api yang mengelilinginya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved