Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA 23 Mei 2025, pemain cello sekaligus vokalis lintas genre, Alfian Emir Adytia, merilis single kedua berjudul Merdeka, yang juga menjadi salah satu lagu dari albumnya yang akan datang pada Juni 2025.
Merdeka, sebuah lagu tentang pencarian arti kemerdekaan sebagai manusia. Selama proses pembuatan lagu ini, Emir berkaca akan luka di dalam sejarah yang meninggalkan kesan dendam dan amarah untuk masa depan manusia yang menderita kalbu sejarah.
Lagu dengan genre cello rock balada ini bersyairkan kata-kata metafora dalam menggambarkan luka dan harapan seperti "Malam telah tiba di antara cakrawala, kemarin telah lupa" dan "Tumbuhlah bebas tanpa batas mereka semua, asah logika dan hati dengan merdeka"
Dibuka dengan petikan gitar elektrik Emir yang mengingatkan memori warna bunyi Hallelujah oleh Jeff Buckley, vokal Emir terdengar lirih menyanyikan syair yang ditulisnya dalam Bahasa Indonesia.
Muara lagu dibawa kepada instrumental solo cello khasnya yang diiringi dengan band yang dimainkan oleh pemain bas elektrik Turki - Kaan Yazici dan pemain drum Maluku kelahiran Belanda - Efraim De Nijs Latuheru.
Lagu kemudian dibawa pada titik klimaks dengan aransemen band yang megah dan vokal yang penuh emosi.
Selain sebagai sebuah meditasi dalam menjinakkan dendam dan amarah akan luka, Emir mendedikasikan lagu ini kepada anak perempuan pertamanya yang lahir dan meninggal dunia di waktu yang sama beberapa bulan lalu.
Merdeka menjadi sebuah kekuatan yang memiliki makna yang dalam untuk perjalanan pencarian Emir sebagai rakyat sipil, seorang Indonesia yang hidup di negara bekas penjajahnya, dan sebagai manusia yang kehilangan buah hati tercintanya. (Z-1)
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Tajuk Typhoon diambil dari titik balik krusial dalam hidup Luke Chiang.
Dalam album yang dijadwalkan rilis pada 15 Mei 2026 tersebut, Honne akan menghadirkan 12 lagu pilihan yang diambil dari materi dua album pertama mereka.
Selain aspek suara, latar belakang Jerome Kurnia sebagai aktor profesional memberikan nilai tambah bagi Ricecooker, terutama dalam menyampaikan pesan lagu melalui visual.
Bad Bunny dijadwalkan menjadi artis pertama yang tampil sepenuhnya dalam bahasa Spanyol sepanjang sejarah Half Time Super Bowl.
Salah satu mimpi besar Jerome Kurnia adalah membawa Ricecooker tampil di Summer Sonic, salah satu festival musik urban terbesar di Jepang.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi dengan Chrisye ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya.
Meski baru berusia 16 tahun, Katyana Mawira membawa bekal pendidikan vokal formal yang telah ia tekuni sejak 2015 sebagai fondasi kuat dalam berkarya.
Melalui Closer, Verena menggambarkan perasaan kangen yang kerap muncul di tengah perjalanan, di mana bayang-bayang pasangan di tempat yang berbeda.
Jika Cakra Khan menonjolkan karakter vokal pria dewasa yang matang, Salah Tapi Baik versi Safira Zaza dibuat lebih lembut, galau, dan sedikit dramatis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved