Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Indonesia berdarah Mesir, Suzana 'Susan' Sameh menganggap peran sebagai karakter 'orang ketiga' alias perempuan perebut lelaki orang (pelakor) di film Pintu-Pintu Surga (2025) sebagai peran yang menantang.
"Saya sangat menikmati peran yang menantang karena belum pernah mengalami itu sebelumnya, apalagi saat itu saya masih belum menikah. Jadi ini cukup sulit, namun saya menyukainya karena dapat mempelajari karakter baru dan mengekspresikan emosi yang kompleks. Peran menjadi Latifah tidaklah mudah," kata Susan, Senin (10/2).
Susan menganggap wajar saja peran Latifah itu menarik, karena memang menantang secara emosional.
Kendati demikian, tuntutan profesionalitas mengharuskannya menampilkan kualitas akting yang mumpuni, meskipun secara emosional ia merasa marah kepada karakter pelakor tersebut sebagai seorang perempuan.
Film itu mengisahkan Latifah, seorang ibu tunggal yang harus menghadapi kenyataan pahit membesarkan anaknya yang berkebutuhan khusus (ADHD) seorang diri setelah suaminya meninggal dunia.
Suatu hari, takdir mempertemukan Latifah dengan Arman (diperankan Arya Saloka), dengan keduanya pernah memiliki kisah cinta masa lalu.
Sayang, ketika Latifah akan dipersunting oleh Arman ternyata pria itu pun telah beristri, seorang perempuan bernama Widya (diperankan Agla Artalidia).
Dengan alur cerita yang kompleks, film Pintu-Pintu Surga siap memberikan tontonan yang menguras air mata lewat premis dasar feminis
yakni pembebasan setiap perempuan dari ketidakadilan sistemik, termasuk justifikasi terhadap perempuan.
Film yang diproduksi dengan budget sekitar Rp8 miliar sampai Rp10 miliar itu akan mulai ditayangkan untuk umum di bioskop-bioskop se-Indonesia pada 13 Februari 2025. (Ant/Z-1)
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Melampaui sekadar akting di depan kamera, para aktor seperti Sri Isworowati, Dodit Mulyanto, hingga Oki Rengga harus menghadapi tantangan fisik dan emosional yang cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved