Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
COME and See Pictures bersama Amazon MGM resmi merilis trailer perdana film terbaru Joko Anwar, Pengepungan di Bukit Duri. Film ke-11 dari sutradara kawakan ini dijadwalkan tayang di bioskop pada 17 April 2025.
Mengusung genre thriller-aksi, Pengepungan di Bukit Duri berlatar di dunia pendidikan dan mengikuti perjalanan Edwin (diperankan oleh Morgan Oey), seorang pria yang bertekad mencari keponakannya yang hilang. Pencariannya membawanya menjadi seorang guru di SMA Duri, tempat ia harus menghadapi berbagai konflik sosial yang berakar pada ketegangan rasial.
Tak hanya menyoroti dunia pendidikan, film ini juga menampilkan bagaimana tekanan sosial dan ketidakadilan dapat memicu perlawanan. Joko Anwar selaku produser dan sutradara menjelaskan alasan di balik pembuatan film ini.
“Kegelisahan terbesar kita di Indonesia adalah kurangnya keteladanan dari mereka yang seharusnya menjadi panutan. Baik pemimpin maupun guru—profesi yang seharusnya dihormati, namun justru sering kali kurang mendapat apresiasi di negeri ini,” ungkapnya dalam konferensi pers peluncuran trailer di XXI Plaza Senayan, Kamis (30/1).
Sejumlah penonton menilai bahwa film ini memiliki kemiripan dengan film Jepang karena adanya adegan pertarungan di lingkungan sekolah. Namun, Joko Anwar membantah anggapan tersebut.
“Referensi kami diambil dari realitas di Indonesia. Seperti kalau ada kereta, kita namakan JRT, bukan MRT. Jadi, kami mengadaptasi situasi yang ada di Indonesia, hanya dengan kondisi yang lebih kacau,” jelasnya.
Meskipun film ini menampilkan latar daerah tertentu, sang sutradara menegaskan bahwa setting tersebut merupakan imajinasi yang tetap relevan dengan kondisi di Indonesia.
Selain Morgan Oey, Pengepungan di Bukit Duri juga dibintangi oleh sejumlah aktor berbakat, di antaranya Omara Esteghlal, Hana Malasan, Endy Arfian, Fatih Unru, Satine Zaneta, Faris Fadjar, Florian Rutters, Dewa Dayana, Sandy Pradana, Milo Taslim, dan Sheila Kusnadi. Dengan jajaran pemain yang solid serta tema yang kuat, film ini siap mengguncang layar lebar dan mengundang diskusi mendalam di kalangan penonton. (Z-10)
SETELAH film Pengepungan di Bukit Duri ramai saat tayang di bioskop beberapa waktu lalu dan berhasil meraih 1,8 juta lebih penonton, kini film tersebut bisa ditonton di Prime Video.
FILM Pengepungan di Bukit Duri saat ini sudah bisa ditonton di Prime Video. Film garapan penulis dan sutradara Joko Anwar ini sebelumnya tayang lebih dulu di bioskop.
SETELAH mencatatkan pencapaian impresif dengan lebih dari 1,8 juta penonton di jaringan bioskop Indonesia, film Pengepungan di Bukit Duri kini bisa ditonton di Prime Video.
Pengepungan di Bukit Duri menandai kembalinya Joko Anwar ke genre thriller-aksi non-horor, setelah enam tahun sejak film terakhirnya di genre ini, Gundala (2019).
Pengepungan di Bukit Duri menggabungkan aksi menegangkan dengan isu-isu sosial yang kuat dan relevan, serta menjadikannya salah satu film yang paling banyak dibicarakan tahun ini.
Rumah produksi yang didirikan Joko Anwar dan Tia Hasibuan, Come and See Pictures mengumumkan jajaran pemeran film terbaru mendatang, Legenda Kelam Malin Kundang
Film Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung merupakan spin-off dari film Kang Mak From Pee Mak, yang sukses besar pada 2024.
Cuplikan Keadilan: The Verdict mengikuti kisah Raka (Rio Dewanto) merayakan kelulusan ujian advokat bersama istri tercinta yang tengah hamil, Nina (Niken Anjani).
Anami Films resmi memperkenalkan film horor terbarunya berjudul Labinak: Mereka Ada di Sini, yang mengangkat kisah kanibalisme dalam balutan thriller psikologis.
Film Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah (2025) menyajikan kisah emosional tentang perjuangan ibu tunggal dan dinamika keluarga yang penuh luka dan cinta.
Bertaut Rindu tayang di bioskop! Kisah remaja & keluarga yang hangat, mengharukan, dan penuh makna. Saksikan hari ini & nikmati promo spesialnya!
PT Nusantara Sejahtera Raya (Cinema XXI) berhasil membukukan pendapatan Rp2,8 triliun dengan laba bersih sebesar Rp324 miliar pada semester I 2025.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved