Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM 1 Kakak 7 Ponakan arahan sutradara Yandy Laurens akan ditayangkan di bioskop-bioskop Indonesia mulai 23 Januari 2025.
Menurut siaran pers rumah produksi di Jakarta, dikutip Senin (20/1), film ketiga penulis dan sutradara Yandy Laurens itu diadaptasi dari cerita karya Arswendo Atmowiloto.
Cerita film 1 Kakak 7 Ponakan, yang diproduksi oleh Mandela Pictures dan Cerita Films, berpusat pada tokoh utamanya yang bernama Moko.
Moko adalah seorang arsitek muda yang sedang berjuang meraih mimpi. Namun, dia tiba-tiba harus menjadi orangtua bagi keponakan-keponakannya.
Tanggung jawab baru itu membuat Moko harus menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan percintaan, karier, dan keluarga.
"Ada perubahan dalam hubungan keluarga yang terjadi ketika seseorang yang bukan ayah melakukan salah satu tugas ayah, yakni memenuhi kebutuhan hidup. Baik yang dibantu maupun yang membantu merasakan kejanggalan itu," kata Yandy.
"Kejanggalan-kejanggalan itu kemudian melahirkan pikiran-pikiran yang dirasa tabu untuk diungkapkan, film ini mencoba memberi ruang agar
hal-hal tersebut dapat diutarakan," tambahnya.
Film 1 Kakak 7 Ponakan memberikan penghormatan bagi sinetron yang lebih dulu menampilkan kisah tersebut, antara lain dengan menampilkan adegan Moko dan keponakan-keponakannya menyanyikan lagu Jangan Risaukan dengan iringan denting piano tua di rumah mereka.
"Bibit ide yang ditanam oleh Arswendo Atmowiloto dalam sinetron 1 Kakak 7 Ponakan yang kemudian dikembangkan oleh Yandy Laurens ke dalam film layar lebar terasa menghadirkan kehangatan, keharuan, dan juga tawa," kata Suryana Paramita, produser dari Cerita Films.
Pemeran film 1 Kakak 7 Ponakan meliputi Chicco Kurniawan, Amanda Rawles, Fatih Unru, Freya JKT48, Ahmad Nadif, Kawai Labiba, Ringgo Agus Rahman, Niken Anjani, Kiki Narendra, dan Maudy Koesnaedi. (Ant/Z-1)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Film Alas Roban kian mengukuhkan dominasinya di bioskop. Berdasarkan Cinepoint Tracking, horor-drama ini menambah estimasi +93.551 penonton
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Film Check Out Sekarang, Pay Later (CAPER) tayang 5 Februari 2026. Amanda Manopo dan Fajar Sadboy beradu akting dalam drama komedi berlatar fenomena pinjaman online.
FILM horor terbaru Penunggu Rumah: Buto Ijo dijadwalkan akan tayang di bioskop mulai 15 Januari.
Menjelang akhir tahun 2025, berbagai film menarik dari dalam dan luar negeri siap menemani waktu liburan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved