Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND asal Bogor, Power Puff Boys, yang melakukan hiatus selama beberapa tahun terakhir, memutuskan untuk kembali berkarya dengan menghadirkan single berjudul Tinggal Sejenak.
Lagu yang bertemakan kerinduan seseorang terhadap kekasih ini semakin terasa emosional dengan balutan aransemen dari Yagi Wiraya (Topi Jerami).
"Single ini bercerita tentang sepasang kekasih yang saling menyukai tapi belum punya status dan mereka mempunyai janji," terang Moha, vokalis Power Puff Boys.
Tinggal Sejenak juga menjadi project pertama Power Puff Boys di dalam Melodica Corp. setelah sempat merilis lagu yang berjudul sama dengan nama band mereka, yaitu Power Puff Boys.
"Semoga lagu ini dapat mewakilkan perasaan teman-teman yang selalu ingin menjadi prioritas utama bagi orang yang dicintai," ucap Moha.
Lagu dan video musik Tinggal Sejenak sudah bisa didengarkan sejak 21 Desember 2024 di seluruh platform digital. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved