Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
RUANG Senja, folk-pop group asal Bandung, yang sebelumnya sudah merilis single berjudul Kosong dan Jarak dan Waktu, membuktikan keseriusan mereka dalam bermusik dengan merilis single ke-3 mereka yang berjudul Sekali Saja.
Ruang Senja memang sangat aktif dalam berkarya. Pada 2025, mereka akan merilis satu atau dua lagu lagi sebagai single, yang akan bersamaan dengan diluncurkannya album mereka yang berjudul Rampung.
Sekali Saja adalah sebuah lagu balada menyentuh hati yang mengeksplorasi tema harapan dan kerinduan akan kesempatan yang sering kali terasa begitu sulit dijangkau.
Lagu ini mencerminkan perasaan mereka yang hidup di bawah bayang-bayang ketidakadilan, merindukan satu kesempatan untuk membuktikan diri, menjalani kehidupan yang lebih baik, dan diakui sebagai individu yang setara dengan yang lain.
Melalui lagu ini, Ruang Senja ingin menyampaikan pesan yang kuat bagi setiap individu, tanpa memandang latar belakang ataupun kondisi fisik seseorang, agar mereka mendapatkan kesempatan yang sama rata dengan semua kalangan.
Lagu ini merupakan seruan agar kita juga bisa lebih peduli dan membuka ruang bagi mereka yang sering sekali mendapatkan perlakuan tidak adil dalam kehidupan karena perbedaan yang mereka miliki.
Ruang Senja adalah group yang terdiri dari 2 anggota yaitu Eriza Tri Wiguna (vocals, mandolin) dan Fajar Taufik Hidayat (guitar). Mereka dikenal dengan gaya musik folk yang khas dan lirik yang unik.
Mereka terus mengeksplorasi batas-batas kreativitas untuk menghadirkan musik yang berbeda dengan alat musik mandolin dan flute.
Respon yang baik dari para penikmat musik tanah air pada single Kosong dan Jarak dan Waktu membuat Ruang Senja makin percaya diri untuk semakin konsisten dalam berkarya di industri musik profesional. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved