Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu, Ari Nugie, resmi merilis single terbarunya yang berjudul Tak Tepat Waktu.
Lagu ini mengangkat tema cinta segitiga yang rumit, di mana perasaan cinta yang muncul untuk sahabat sendiri yang juga merupakan pacar dari teman dekat menjadi cerita sentral.
Dengan melodi yang kuat dan lirik yang dalam, Ari berhasil menyampaikan kisah emosional tentang cinta yang datang pada waktu yang salah.
Single Tak Tepat Waktu ditulis pada 2020, namun baru dirilis sekarang setelah melalui berbagai tantangan, termasuk masalah kesehatan yang dialami Ari.
Pada awal 2022, Ari sempat mengalami gangguan kesehatan yang cukup serius, dan setelah menjalani pemeriksaan, dokter mendiagnosa gejala stroke, yang mengharuskan Ari untuk melakukan kontrol rutin selama enam bulan.
"Dulu memang mau rilis, tetapi saya mengalami sakit yang lumayan parah. Alhamdulillah, sekarang semuanya lancar," ujar Ari.
Proses penyembuhan Ari yang cukup panjang sempat membuatnya merasa tidak berguna, terutama karena ia tidak bisa bekerja atau bernyanyi.
"Saya harus beristirahat total di rumah sementara anak dan istri harus saya nafkahi. Itu yang bikin saya merasa terpuruk," ungkap Ari, mengenang masa-masa sulitnya.
Namun, berkat dukungan kuat dari istri dan orangtua, Ari akhirnya bisa kembali pulih dan melanjutkan karier musiknya.
Ari Nugie memulai perjalanan musiknya sejak kecil, dengan didikan orangtuanya yang mengenalkan dia pada alat musik.
Saat di SMP, Ari mulai belajar bermain band dan mulai menemukan kesenangannya dalam bermusik. Selama SMA, ia mulai lebih mendalami makna musik yang sesungguhnya dan membentuk dasar karier musiknya yang berlanjut hingga sekarang.
"Karakter vokal saya mungkin sedikit berbeda, yang membuat saya unik dibandingkan penyanyi solo lainnya," ungkap Ari.
Untuk memastikan kualitas terbaik dari single ini, Ari dibantu sahabatnya dari band Second Civil, yang turut berkontribusi dalam proses rekaman dan aransemen lagu.
Video musik untuk lagu Tak Tepat Waktu, yang disutradarai dengan cermat, menampilkan esensi cerita lagu, yaitu tentang cinta yang bisa datang di waktu dan tempat yang tidak tepat, bahkan di antara sahabat sendiri.
Bagi Ari, bagian favorit dari lagu ini adalah lirik, "Kita bertemu tak tepat waktu, saat kau telah dimiliki dia," yang menggambarkan dengan jujur betapa rumitnya situasi cinta yang sering kita alami.
Kini, Ari Nugie bergabung dengan Mousike Records dan bekerja sama dengan tim produksi yang dipimpin oleh Muhammad Andi Yudistira, pendiri Mousike Records. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved