Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu Tarasinta merilis single terbarunya yang berjudul Books of Life, sebuah karya musik yang mendalam dan penuh perenungan.
Terinspirasi dari kegelisahan manusia tentang masa depan yang tidak pasti, lagu ini mengajak pendengar untuk menelusuri proses pencarian diri melalui membaca buku sebagai sarana untuk memahami dan mengembangkan diri.
Books of Life lahir dari pengalaman pribadi Tarasinta selama masa pandemi, ketika kecemasan akan masa depan semakin nyata dan terasa.
Buku menjadi tempat berlindung dan media self-discovery bagi Tarasinta, sebuah pelarian yang membantu untuk menghadapi berbagai ketidakpastian hidup.
Dalam lagu ini, Tarasinta bekerja sama dengan duo Endah N Rhesa dengan cakupan Rhesa Aditya sebagai produser dan Endah Widiastuti sebagai pengarah vokal.
Tidak hanya mereka, isian musik Books of Life juga dibantu oleh Jessilardus Mates pada drum, Frans Victor pada bass dan Nanin Wardhani pada kibor dan akordion.
Tarasinta merasa puas dapat mengeksplorasi suasana romantis, emosional, dan klasik. Nuansa musik yang kaya dengan sentuhan waltz dan French pop, diiringi alunan string yang lembut, berhasil menghadirkan suasana mendalam yang sesuai dengan visi kreatifnya.
Dengan tempo 3/4 yang jarang diangkat dalam lagu populer, Books of Life menawarkan pengalaman musik yang idealis, lambat, dan penuh dengan kedamaian—mencerminkan perasaan dan pemikiran sang musisi.
Tarasinta berharap agar pendengar yang sedang dilanda kegelisahan dapat menemukan ketenangan dan inspirasi dalam Books of Life.
Menurutnya, saat kita merasa terjebak atau resah, kita memiliki pilihan untuk mencari jawaban dan berusaha memahami diri sendiri, salah satunya melalui buku. Buku dapat menjadi jendela untuk memahami lebih jauh siapa diri kita, atau sekadar pelarian yang menenangkan dari hiruk-pikuk kehidupan.
Sebagai karya yang berbeda dari lagu-lagu Tarasinta sebelumnya, Books of Life tidak hanya menjadi ekspresi diri, tetapi juga ajakan bagi para pendengar untuk melihat buku sebagai sumber pengetahuan, hiburan, dan pelipur di tengah ketidakpastian.
Dengan komposisi lirik dan melodi yang matang, lagu ini hadir sebagai pengingat bahwa kedamaian bisa ditemukan dalam ketidakpastian, jika kita mau membuka diri terhadap perjalanan self-discovery.
Lagu Books of Life sudah bisa didengarkan mulai 8 November 2024 di seluruh layanan musik digital.
Tarasinta seorang penyanyi dan penulis lagu banyak menghabiskan masa pendidikannya di Eropa dan sejak itu ia banyak terpapar oleh musik barat sehingga menantangnya untuk mulai bermusik dan menulis lagu-lagunya.
Tarasinta sudah mengeluarkan beberapa lagu di antaranya Cherish (2021), Suffocate (2023), Wandering (2023) dan Summer in France (2024). (Z-1)
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved