Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBELUM tampil untuk pertama kalinya di Indonesia pada gelaran AXEAN Festival 2025 di Bali, September mendatang, penyanyi Singapura Shye telah merilis single baru berjudul Shed.
Bernuansa dream-pop dan shoegaze, Shed membahas tentang kesedihan masa lalu yang tidak bisa kita ubah.
Dikenal lewat talentanya dalam memadukan perasaan terjujurnya dengan nuansa musik atmosferik, Shye kembali menyajikan karya musik yang membuat semua pendengarnya terbawa luapan emosinya lewat Shed.
Shed adalah momen pencerahan saat kita akhirnya menerima, memaafkan, dan menemukan sisi lain dari kepedihan yang dialami bersama.
"Lagu ini adalah obrolan antara aku dan si pendengar lagu ini," ujar Shye. "Kita seakan dapat melihat luka satu sama lain meski kita belum pernah bertemu."
Lagu ini mengingatkan kita bahwa ada banyak luka yang tidak akan pernah hilang. Namun luka-luka itu menjadi pendamping dalam kehidupan kita agar kita dapat berempati lebih kepada sesama dan kepada diri kita sendiri.
"Aku ingin lagu ini membuat pendengarnya merasa masuk ke dalam sebuah dunia, seperti melangkah ke dalam kabut di mana semua suara bagaikan menggantung di udara. Aku harap semua pendengar lagu ini dapat menemukan kenyamanan dalam ruang kejujuran lagu ini. Aku harap mereka merasa dilihat dan tidak terlalu kesepian lagi," papar Shye
Terinspirasi lagu-lagu yang bernuansa post-apocalyptic, Shed membawa semua pendengarnya ke dalam dunia di mana keindahan dan melankolia hadir secara bersamaan.
Di lagu ini, Shye menyatukan tekstur dream-pop yang airy dengan dinding-dinding bernuansa shoegaze yang hadir di permainan gitar yang lembut dan synth yang terdengar sepanjang lagu.
Sementara itu, ritme drum di Shed membuat lagu ini menahan pendengarnya agar tidak melayang lebih lanjut. Performa vokal Shye terdengar mentah dan intim seakan ia sedang membisikkan sebuah pengakuan.
Lewat Shed, Shye membuat sebuah tempat aman untuk kita semua yang terus terbebani kenangan buruk dan penyesalan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Shed menjadi babak baru dalam karir bermusik Shye yang kaya akan emosi, ekspansif, dan kental dengan nuansa musik khas Shye.
Pada September mendatang, Shye dijadwalkan tampil di Indonesia untuk pertama kalinya, tepatnya di AXEAN Festival yang digelar di Bali.
Ia akan berbagi panggung dengan deretan musisi-musisi Asia Tenggara lainnya termasuk Banda Neira, Dongker, dan Jason Ranti. (Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved