Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH produksi Falcon Pictures, bersama studio Korea Contents Panda (NEW) telah membuat sekuel dari film Miracle In Cell No 7, yang berjudul 2nd Miracle In Cell No 7, dan mengumumkan rencana penayangannya di Indonesia di ajang Asian Contents and Film Market (ACFM) di Busan, Korea Selatan, Sabtu (5/10) lalu.
Dalam keterangan resmi, Senin (7/10), teaser dari 2nd Miracle In Cell No 7 juga ditayangkan secara perdana dalam acara tersebut.
Di film pertamanya, Miracle In Cell No 7 menceritakan tentang seorang pria dengan keterbelakangan mental yang dipenjara secara tidak adil atas tuduhan pembunuhan.
Baca juga : Fakta Unik Vino G Bastian, Pemeran Pengidap Autisme di Film Miracle in Cell No 7
Dalam usahanya untuk bertemu kembali dengan putrinya yang masih kecil, dia meminta bantuan sesama narapidana untuk menyelundupkan anaknya ke dalam penjara. Kisah mengharukan dari Korea Selatan itu telah diadaptasi di sejumlah negara, termasuk Turki, Filipina, dan Indonesia.
"Kami merasa akhir dari film pertama bukanlah sebuah penutupan. Setelah sang ayah meninggal, kami ingin mengeksplorasi apa yang
terjadi pada gadis kecil yang kehilangan ayahnya," kata Eksekutif Produser Falcon Pictures HB Naveen.
Dia menambahkan, "Penonton di Indonesia bereaksi dengan sangat emosional terhadap film tersebut, sehingga kami merasa perlu melanjutkan
kisahnya."
Baca juga : Hanung Bramantyo Sebut Buat Film Remake Lebih Menantang
Di film keduanya, 2nd Miracle In Cell No. 7 akan melanjutkan kisah sang putri yang dibintangi Graciella Abigail. Film tersebut disutradarai Herwin Novianto dan penulis naskah oleh Alim Sudio.
Selain Graciella Abigail, 2nd Miracle In Cell No. 7 juga dibintangi oleh Vino G Bastian, Marsha Timothy, Graciella Abigail, Indro Warkop, Tora Sudiro, Rigen Rakelna, Indra Jegel, dan Bryan Domani.
Rencananya, film tersebut akan tayang di bioskop Indonesia mulai 25 Desember 2024.
Film orisinal Miracle In Cell No. 7 berhasil memecahkan rekor di Korea Selatan dengan 12.8 juta penonton pada 2013. Oleh karena itu, beberapa rumah produksi di berbagai negara berani mengadaptasi kembali film tersebut.
"Keberhasilan cerita ini di Korea membuatnya menjadi pilihan yang aman bagi para produser, dan kami sangat senang melihat bagaimana cerita
ini terus beresonansi secara internasional," kata Wakil Presiden Eksekutif Contents Panda (NEW) Danny Lee. (Ant/Z-1)
Pada hari kesembilan penayangan, film 2nd Miracle in Cell No 7 telah mengumumkan total 1.066.702 penonton.
Sutradara dan Aktor Miracle in Cell No 7 Korea Lee Hwan-kyung bersama sang Produser Ki Min-ki bersama para pemain Ryu Seung-ryong menyaksikan film sekuel 2nd Miracle in Cell No 7 Indonesia.
Sutradara dan Aktor Miracle in Cell No 7 Korea Lee Hwan-kyung bersama sang Produser Ki Min-ki bersama para pemain Ryu Seung-ryong menyaksikan film sekuel 2nd Miracle in Cell No 7 Indonesia.
Falcon Picture merilis sekuel 2nd Miracle in Cell No7 yang tayang 25 Desember.
Rumah produksi Falcon Pictures akan memberikan kesempatan bagi penggemar yang beruntung untuk bertemu langsung dengan Ryu Seung-ryong dan Kal So-won.
Film 2nd Miracle In Cell No. 7 yang akan tayang serentak di bioskop pada 25 Desember 2024, original soundtrack berjudul Mencintaimu resmi diperkenalkan ke publik dan dinyanyikan oleh Mahalini
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved