Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGAWALI cerita dengan single perdana Loving Right, Exitdoors meluncur sebuah single yang menceritakan fase melelahkan dalam sebuah hubungan pada 24 September 2024.
Loving Right adalah single Soul-R&B tentang harapan seseorang yang merasa lelah karena tidak dicintai pasanganya dengan benar.
Drummer Exitdoors Hiu Wibawa mengangkat karya ini berdasarkan kisah cintanya yang lama dengan lagu tersebut menceritakan bahwa orang ini sangat lelah menjalani kisah cinta nya dan merasa bahwa hubungannya tidak berjalan dua arah.
Baca juga : Lagu Cinta Sejati dari Bunga Citra Lestari Dirilis dalam Versi Remastered 2024
"Loving Right adalah salah satu ungkapan seseorang yang menjalani hubungan yang melelahkan, karena orang tersebut merasa tidak dicintai sesuai dengan ekspetasinya" ujar Hiu.
Lagu ini sepenuhnya ditulis oleh drummer Exitdoors, Hiu Wibawa. Produksi lagu Loving Right dilakukan di Studio Pelikan selama dua hari, yang dilakukan secara bergantian oleh seluruh personel Exitdoors yaitu Afrah pada vocal, Richard di piano dan synth, Arif pada bass, Hiu pada drum dan yang terakhir Crescendo pada gitar yang sekaligus menjadi music director.
Serta ada Sinatrya Dharaka sebagai operator sekaligus pemilik dari Studio Pelikan. Mixing dikerjakan oleh Sinartya Dharaka di Studio Pelikan, sedangkan Mastering dikerjakan oleh Crescendo di basecamp Exitdoors.
Baca juga : Ndarboy Genk Rilis Single Sendiri
Exitdoors terbentuk berawal dari Hiu dan Richard, yang merupakan kawan dari kecil, pada akhirnya bisa mewujudkan keinginan mereka bersama dari kecil untuk membuat suatu band.
Untuk pemilihan personel lainya Hiu dan Richard tidak memiliki keinginan khusus, semua personel Exitdoors sebenarnya sudah saling mengenal satu sama lain.
"Filosofi dari Exitdoors sendiri sebenarnya simple, yaitu aku berharap Exitdoors bisa menjadi wadah dimana kita bisa mengeluarkan ide-ide music dan memproduksinya menjadi suatu karya" ujar Hiu.
Baca juga : Morgan Berkolaborasi dengan Byron Messia di Single Wheel Up
Musik dari Exitdoors terinspirasi oleh musisi soul dan R&B seperti Wave To Earth, Paul Partohap, Kali Uchis, Thee Marloes dan masih banyak lagi.
Loving Right merupakan single debut dari ExitDoors yang menjadi awal terjunnya mereka di dunia musik.
Loving Right sudah tersedia di Spotify, Apple Music,Youtube Music, dan digital music platform lainya. (Z-1)
Melalui lagu Salam Sehat, ArumtaLa konsisten membawa ciri khas mereka: memadukan tema kehidupan sehari-hari yang dewasa namun jenaka, serta menyampaikannya secara apa adanya.
Kali ini, Judika keluar dari zona nyaman dengan mengeksplorasi nuansa musik Folk lewat single Terpikat Pada Cinta.
Cinta Tapi Terluka dari The Chasmala menggambarkan konflik batin dua insan yang masih saling mencintai, namun terjebak dalam lingkaran luka dan kekecewaan.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Lewat single terbaru berjudul Cinta tapi Terluka, The Chasmala, mengangkat realitas hubungan percintaan yang penuh luka, dipendam terlalu lama.
Melalui lagu Salam Sehat, ArumtaLa konsisten membawa ciri khas mereka: memadukan tema kehidupan sehari-hari yang dewasa namun jenaka, serta menyampaikannya secara apa adanya.
Kali ini, Judika keluar dari zona nyaman dengan mengeksplorasi nuansa musik Folk lewat single Terpikat Pada Cinta.
Cinta Tapi Terluka dari The Chasmala menggambarkan konflik batin dua insan yang masih saling mencintai, namun terjebak dalam lingkaran luka dan kekecewaan.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved