Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGAWALI cerita dengan single perdana Loving Right, Exitdoors meluncur sebuah single yang menceritakan fase melelahkan dalam sebuah hubungan pada 24 September 2024.
Loving Right adalah single Soul-R&B tentang harapan seseorang yang merasa lelah karena tidak dicintai pasanganya dengan benar.
Drummer Exitdoors Hiu Wibawa mengangkat karya ini berdasarkan kisah cintanya yang lama dengan lagu tersebut menceritakan bahwa orang ini sangat lelah menjalani kisah cinta nya dan merasa bahwa hubungannya tidak berjalan dua arah.
Baca juga : Lagu Cinta Sejati dari Bunga Citra Lestari Dirilis dalam Versi Remastered 2024
"Loving Right adalah salah satu ungkapan seseorang yang menjalani hubungan yang melelahkan, karena orang tersebut merasa tidak dicintai sesuai dengan ekspetasinya" ujar Hiu.
Lagu ini sepenuhnya ditulis oleh drummer Exitdoors, Hiu Wibawa. Produksi lagu Loving Right dilakukan di Studio Pelikan selama dua hari, yang dilakukan secara bergantian oleh seluruh personel Exitdoors yaitu Afrah pada vocal, Richard di piano dan synth, Arif pada bass, Hiu pada drum dan yang terakhir Crescendo pada gitar yang sekaligus menjadi music director.
Serta ada Sinatrya Dharaka sebagai operator sekaligus pemilik dari Studio Pelikan. Mixing dikerjakan oleh Sinartya Dharaka di Studio Pelikan, sedangkan Mastering dikerjakan oleh Crescendo di basecamp Exitdoors.
Baca juga : Ndarboy Genk Rilis Single Sendiri
Exitdoors terbentuk berawal dari Hiu dan Richard, yang merupakan kawan dari kecil, pada akhirnya bisa mewujudkan keinginan mereka bersama dari kecil untuk membuat suatu band.
Untuk pemilihan personel lainya Hiu dan Richard tidak memiliki keinginan khusus, semua personel Exitdoors sebenarnya sudah saling mengenal satu sama lain.
"Filosofi dari Exitdoors sendiri sebenarnya simple, yaitu aku berharap Exitdoors bisa menjadi wadah dimana kita bisa mengeluarkan ide-ide music dan memproduksinya menjadi suatu karya" ujar Hiu.
Baca juga : Morgan Berkolaborasi dengan Byron Messia di Single Wheel Up
Musik dari Exitdoors terinspirasi oleh musisi soul dan R&B seperti Wave To Earth, Paul Partohap, Kali Uchis, Thee Marloes dan masih banyak lagi.
Loving Right merupakan single debut dari ExitDoors yang menjadi awal terjunnya mereka di dunia musik.
Loving Right sudah tersedia di Spotify, Apple Music,Youtube Music, dan digital music platform lainya. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved