Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Pop Jawa, Ndarboy Genk, siap kembali memukau para penggemar dengan single terbarunya, Sendiri.
Lagu Sendiri adalah sebuah curahan hati yang penuh makna, menggambarkan perasaan cinta yang terpendam dan kesendirian yang sering dirasakan oleh banyak orang.
Dengan lirik yang dalam dan aransemen musik yang enerjik, Sendiri membawa kombinasi khas musik koplo Jawa Timur dan Pop Dangdut ala Ndarboy.
Baca juga : Morgan Berkolaborasi dengan Byron Messia di Single Wheel Up
Daru (Ndarboy Genk) mengungkapkan lagu Sendiri diciptakan oleh Furry Setya, seorang aktor terkenal di Indonesia. Daru memilih lagu ini karena liriknya yang sangat menginspirasi dan mampu menggambarkan perasaan yang sering dialami banyak orang, termasuk dirinya sendiri.
"Lagu ini mengingatkan saya pada saat-saat kesendirian, ketika orang yang kita cintai tidak lagi peduli. Setelah mendengarkan lagu ini, saya merasa ditemani dalam kesendirian," ujar Daru.
Proses produksi yang unik
Baca juga : Pintu Masuk Rilis Single Dengarkanlah Aku
Rekaman lagu Sendiri memiliki cerita tersendiri. Menggabungkan unsur koplo Jawa Timur, Daru berkolaborasi dengan Johan, seorang arranger terkenal yang pernah memproduksi karya-karya artis Jawa Timur, salah satunya adalah Happy Asmara. Proses rekaman dilakukan di sela-sela tur beberapa kota.
"Kami rekaman di kamar hotel saat tour, dan instrumen di-tracking oleh session player Ndarboy. Mixing dan mastering memakan waktu sekitar dua bulan karena kami mencoba memadukan karakter pop dangdut dengan koplo Jawa Timur," ungkap Daru.
Tantangan terbesar yang dihadapi dalam proses rekaman adalah kondisi suara Daru yang sedang tidak fit karena flu dan jadwal tur yang padat. Namun, dengan usaha maksimal, rekaman tetap berjalan dan hasilnya akan segera dinikmati para pendengar.
Baca juga : Single Abangku Jadi Tonggak Awal Raim Laode dan Idependent Angkat Semangat Musisi Mandiri
Dedikasi untuk mereka yang memendam perasaan
Lagu Sendiri didedikasikan untuk orang-orang yang sering memendam masalah dan perasaan mereka sendiri.
"Semoga lagu ini bisa menjadi soundtrack kesendirianmu, mewakili perasaan yang tak terungkap, dan menggantinya dengan energi serta perasaan yang lebih positif," harap Daru.
Baca juga : Arda Hatna Luncurkan Single Iya Iya Tidak Tidak
Daru menambahkan Sendiri memiliki musik yang lebih rancak dan dominasi suara kendang yang lebih kuat dibandingkan lagu-lagu sebelumnya. Lagu ini, meskipun penuh kegalauan, juga tetap asyik untuk bergoyang.
Video klip untuk lagu Sendiri disutradarai oleh Daru sendiri, mengangkat tema kegalauan remaja yang umum, namun dengan sentuhan unik berupa tokoh anime seperti Naruto, Sasuke, dan Sakura.
Video klip ini juga menampilkan influencer seperti Bondit, Eri Prass, dan Septi. Daru tampil dalam kostum Werkudara, salah satu tokoh wayang, sebagai simbol dalang yang mengendalikan semua.
"Saya ingin menyampaikan pesan kepada anak muda bahwa kita boleh berbudaya modern, tapi jangan lupa dengan seni dan budaya kita sendiri," jelas Daru.
Meski sempat ada tantangan dalam pembuatan video, seperti miskomunikasi dengan salah satu talent yang tidak nyaman dengan kostum, video klip tetap berhasil diselesaikan dan siap dirilis untuk para penggemar. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved