Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP pop-punk asal Yogyakarta yang dipimpin oleh musisi Heroherda, Karnamereka, kembali lagi dengan single terbaru berjudul Sepasang Retak Melegenda, yang sudah dapat dinikmati melalui berbagai platform streaming musik.
Setelah mengeluarkan lagu Marry Me pada 31 Mei 2024 lalu, Karnamereka meluncurkan Sepasang Retak Melegenda sebagai single kelima untuk album Fortune.
Sebelumnya, Karnameraka telah menyiapkan empat single lainnya, yaitu Titik Nadir, Sepertiga, Bilang Pada Tuhanmu, dan Marry Me.
Baca juga : Gandeng Kapal Udara, Feby Putri Rilis Single Durasi
Mengenai peluncuran Sepasang Retak Melegenda, vokalis dan gitaris Karnameraka, Heroherda menjelaskan bahwa relevansi lagu ini sangat besar terhadap pendengar grupnya.
"Jika dilihat dari audience saat perform maupun stream, sebagian besar [dari mereka] berada di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan kuliah/kampus yang menurut kami masih sering mengalami urusan percintaan dan patah hati," ujar Heroherda.
Lirik Sepasang Retak Melegenda sendiri menyajikan kesan yang galau lewat pesan perpisahan. Heroherda yang menuliskan lagu ini, mengakui tempo yang tersaji di Sepasang Retak Melegenda memang lebih lambat jika dibandingkan dengan single-single Titik Nadir dan Marry Me.
Baca juga : Wedhar PJ Rilis Single Tergoda
Herda–panggilan akrab Heroherda–menggambarkan kalau secara teknis, aransemen lagu ini diciptakan lebih simple, dan bahkan tidak ada 'isian' sequencer jika dibandingkan dengan Titik Nadir yang sangat padat sequencer-nya.
Herda menambahkan, "Untuk lagu ini, kami lebih santai menggarapnya. Butuh waktu sekitar dua minggu untuk melengkapi liriknya, serta sebulan untuk menyelesaikan proses rekamannya."
Lagu berwarna pop-punk ini digarap di studio pribadi milik Karnameraka di Yogyakarta.
Baca juga : Regar Rilis Single Hanya Kau Seorang
Video musik single ini digarap oleh Usman Hasan
Bukan hanya rilisan single di platform musik, Karnameraka juga merilis video musik untuk Sepasang. Grup yang besar di skena pop punk Tanah Air ini mendapuk Usman Hasan sebagai sutradara video klip lagu ini.
Usman sebelumnya telah menyutradarai video musik Karnamereka seperti Ayah Ibu, Semesta Salut Padamu, Mencoba Berdiri, dan Missin You.
Konsep video yang digarap oleh Usman ini menceritakan tentang seorang musisi dan pasangannya yang menjalin cinta. Namun karena kesibukan sang musisi dengan karya musiknya, hubungan mereka pun renggang.
Pertengkaran pun mulai terjadi, sampai pada waktunya, pasangannya menemukan kenyamanan pada lelaki lain. Si musisi tersadar bahwa ia sebenarnya masih cinta. Namun apa daya mereka tak bisa bersama lagi karena hanya akan saling menyakiti. Video musik Sepasang dapat dinikmati di kanal resmi Karnamerak di YouTube. (Z-1)
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Westlife tampil di Indonesia dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Berbeda dengan versi aslinya yang kental dengan nuansa pop-rock era 90-an, Chandra Satria membawa nyawa baru ke dalam lagu Dan.
Bagi Sayap Lepas, musik bukan sekadar hiburan, melainkan medium untuk menyampaikan rasa dan cerita secara tulus.
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved