Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Godfred Orindeod menceritakan pengalamannya berakting di film drama-komedi perdananya, Kaka Boss, karya sutradara sekaligus penulis Arie Kriting setelah belasan tahun terjun di industri hiburan Indonesia.
"Perjalanan belasan tahun hampir seluruh karakter (yang saya perankan) sama, antagonis, dialognya sedikit, atau mati," kata Godfred, dikutip Rabu (21/8).
"Waktu ketemu (Arie), kita bicara dan saya tanya, 'Kamu percaya saya?', terus saya belum pernah akting di (film) drama, bebannya
lumayan," sambungnya.
Baca juga : Frederika Cull Lakukan Debut di Film Horor
Namun, berkat kepercayaan Arie Kriting dan tim produksi lainnya, Godfred bersedia menerima tawaran berakting sebagai pemeran utama di film Kaka Boss.
Meskipun sempat tidak percaya diri, Godfred berhasil menghidupkan karakter Ferdinand yang tegas saat bersama rekan-rekannya, tetapi lembut
dan penuh kasih saat bersama keluarganya di film tersebut.
"Kita berusaha bagaimana pun caranya (untuk berakting di proyek Kaka Boss)," ujar Godfred.
Baca juga : Aktor Legendaris Prancis Alain Delon Tutup Usia
Sutradara sekaligus penulis Kaka Boss, Arie Kriting, telah memproyeksikan Godfred sebagai pemeran utama di film tersebut. Bahkan, Arie sudah membayangkan Godfred untuk memerankan karakter Ferdinand ketika awal penulisan skenario Kaka Boss.
"Saya dari awal entah kenapa tidak ada keraguan dengan Kakak Godfred untuk memerankan Kaka Boss itu," ungkap Arie.
"Ketika saya menulis Kaka Boss, kalimat-kalimat yang keluar dan saya bayangkan itu sudah Godfred yang mengucapkan."
Baca juga : Film Kaka Boss akan Tayang pada 17 Agustus di Lima Kota
"Kalau misalnya Kakak Godfred tidak bisa waktu itu, bingung saya karena sejak awal saya sudah tidak ada opsi lain, cuma Kakak Godfred
saja," tutupnya.
Secara garis besar, film Kaka Boss mengisahkan kehidupan Ferdinand 'Kaka Boss' Omakare (Godfred Orindeod), penagih utang asal Indonesia Timur yang disegani di Jakarta.
Setelah keluar dari penjara, Kaka Boss tiba-tiba memutuskan untuk beralih profesi menjadi penyanyi agar anak perempuannya yang bernama Angel (Glory Hillary) bangga.
Film Kaka Boss dibintangi Godfred Orindeod, Glory Hillary, Mamat Alkatiri, Abdur Arsyad, Putri Nere, Ernest Prakasa, Nowela Mikhelia, Aurel Mayori, Chun 'Funky Papua', Elsa Japasal, Ge Pamungkas, Priska Baru Segu, Teddy Adhitya, dan Reinold Lawalata.
Film yang diproduseri Ernest Prakasa dan Dipa Andika ini akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 29 Agustus 2024. (Ant/Z-1)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Melampaui sekadar akting di depan kamera, para aktor seperti Sri Isworowati, Dodit Mulyanto, hingga Oki Rengga harus menghadapi tantangan fisik dan emosional yang cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved