Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lalu pendatang baru dari Jakarta, Caecillia, siap memikat hati pendengar dengan single debutnya, Written Words, yang dirilis pada Kamis (8/8).
Terinspirasi oleh artis ikonik seperti Shania Twain, Fleetwood Mac, dan Hozier, lagu ini memadukan suara klasik tahun 2010-an dengan sentuhan baru dan segar, serta campuran unik dari pengaruh pop, folk, dan country.
Written Words menjanjikan irama optimis yang menggarisbawahi cerita kuat tentang penemuan diri dan ketahanan.
Baca juga : RINI Rilis Single Matter To You
Written Words bercerita tentang perjalanan berliku untuk menemukan diri sendiri di tengah saran yang tidak diminta dan tekanan sosial yang sering muncul di usia 20-an kita.
Lirik introspektif Caecillia menangkap esensi perasaan tersesat dan kewalahan, namun akhirnya menemukan kekuatan untuk tetap setia pada diri sendiri. Lagu yang penuh perasaan ini berbicara kepada siapa saja yang pernah meragukan jalan mereka dan berusaha untuk menentukan takdir mereka sendiri.
Di baris pembuka, "One by one all turned to be / Written words that make no sense now / Left and right don't know who's right now," (Satu per satu semua berubah menjadi / Kata-kata tertulis yang sekarang tidak masuk akal / Kiri dan kanan tidak tahu siapa yang benar sekarang), Caecillia menggambarkan kebingungan dan frustasi karena ditarik ke berbagai arah.
Baca juga : Jesenn Rilis Single Kelima Baik Adanya
Lagu ini merangkum perjuangannya untuk membebaskan diri dari pengaruh luar ini, "So I tried to set me free / Chasing something I can't touch now / Think I'll find it somewhere somehow." (Jadi aku mencoba untuk membebaskan diriku / Mengejar sesuatu yang tidak bisa aku sentuh sekarang / Kurasa aku akan menemukannya di suatu tempat entah bagaimana).
Refrainnya menyampaikan pesan ketahanan yang kuat: "I fall and get back up you always seem to find me when it's quiet without / Turning left and right I know you'll find me now / I keep on turning back but you keep coming around." (Aku jatuh dan bangkit lagi kau selalu menemukanku saat semuanya sunyi / Berbelok ke kiri dan kanan aku tahu kau akan menemukanku sekarang / Aku terus berbalik tapi kau terus datang). Baris-baris ini menyoroti siklus keraguan dan tekad, menekankan pentingnya ketekunan dan keyakinan pada diri sendiri.
Musik Caecillia mencerminkan pengalaman pribadinya dan perjuangan universal dalam menjalani masa muda. Written Words menandai rilis pertama dari EP mendatangnya, yang akan menceritakan kisah dewasa Caecillia melalui serangkaian lagu yang menyentuh dan dapat dihubungkan oleh banyak orang.
Baca juga : Jordan Astra Berkisah tentang Malam Musim Panas di Single After Midnight
"Lagu ini tentang merasa kewalahan dengan saran dan harapan dari setiap arah dan kebingungan yang muncul karenanya. Ini tentang perjuangan untuk menemukan suara sendiri dan keberanian untuk mengikuti hati meskipun ada kebisingan," kata Caecillia.
"Pada akhirnya, ini adalah pengingat bahwa satu-satunya cara hidup yang benar adalah setia pada diri sendiri," lanjutnya.
Lagu ini melanjutkan tema ini dalam baris seperti, "Thought it's all black and white oh help me now you've made me see I've always been so / Purely safe and sound oh never noticed it now," (Kupikir semuanya hitam dan putih oh tolong aku sekarang kau membuatku melihat aku selalu begitu / Murni aman dan tenang oh tidak pernah menyadarinya sekarang), di mana ia merenungkan kesadaran bahwa jalannya, meskipun tidak pasti, selalu didasarkan pada rasa aman dan kebenaran dalam dirinya.
Written Words menjadi pembuka untuk EP debut Caecillia, sebuah koleksi lagu yang sangat personal yang mengeksplorasi perjalanannya dalam penemuan diri, pertumbuhan, dan pemberdayaan.
Setiap lagu akan menawarkan sekilas kehidupannya, beresonansi dengan pendengar yang menghadapi tantangan dan kemenangan serupa. (Z-1)
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Musisi legendaris Sting dilaporkan telah membayar lebih dari setengah juta pound sterling kepada mantan rekan bandnya di The Police, Andy Summers dan Stewart Copeland.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved