Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
FEATH, unit ambient rock asal Malang, kembali menyapa ruang dengar penikmat musik dengan sebuah lagu baru bertajuk Asa.
Single ketiga band yang beranggotakan Unad (vokal), Eka (bass), Wawan (drum), dan Drajat (gitar) tersebut menyertakan Rizky Ananda Arief alias Nanda dari band emo MIKA sebagai kolaborator.
Asa, yang bisa diartikan sebagai ‘harapan’, mengajak para pendengar untuk introspeksi dan refleksi diri daripada menyalahkan orang lain saat mengalami perpisahan atau kehilangan.
Baca juga : Usai Ditinggal Vokalis, Party at Eden Rilis Single Pink Like Candy
Pengalaman universal itu menginspirasi Feath untuk menyusun sebuah lagu bergenre ambient rock dengan sentuhan post-rock dengan paduan vokal dinamis dari Unad dan Nanda.
“Menurut kami, Nanda MIKA adalah sosok yang tepat untuk mempresentasikan emosi dari makna lagu ini. Style vocalnya fit-in dengan musik kami. Selain itu dia juga bisa memberikan sudut pandang yang berbeda dari sebuah “kehilangan” yang jadi tema utama dari Asa,” ungkap Feath.
Selain sentuhan post-rock yang menjadi eksplorasi sound di lagu teranyar Feath ini, mereka juga menambahkan unsur orkestra yang menambah aura emosional.
Baca juga : Shye Rilis Single Without You
Menjadi single perdana mereka yang menggunakan Bahasa Indonesia, unit musik ini mengaku sedikit mengalami kesulitan ketika mengkreasikan frasa Bahasa Indonesia dalam lirik mereka.
Meski begitu, perjalanan proses rekaman lagu yang ditulis pada 2021 ini berjalan lancar hingga masuk tahap workshop pada 2023, rekaman pada awal 2024, hingga rampungnya mixing dan mastering pada Mei 2024.
Tidak hanya dalam bentuk audio, Feath juga menyiapkan sajian audio visual berupa video klip untuk single Asa yang juga dirilis bersamaan.
Baca juga : Illuminati Hotties Rilis Single The L
Video klip yang diambil di sebuah cafe bernuansa vintage tersebut menceritakan sepasang insan yang harus menghadapi kehilangan. Ia yang ditinggalkan merasakan kehampaan hingga suatu saat ia menerima sebuah telepon yang berasal dari dirinya di linimasa lain yang membuatnya bisa mencegah berbagai macam kejadian agar tidak kehilangan sosok yang dicintainya di linimasa saat ini.
Proses syuting berlangsung lancar dan memunculkan tiap personel Feath serta Nanda di dalamnya.
Rilisan ketiga ini juga disemarakkan dengan penampilan live dari Feath yang dijadwalkan untuk tampil di sebuah gigs di sebuah kedai kopi di Malang.
“Keinginan untuk mengadakan showcase pastinya ada, namun untuk saat ini kami masih berfokus pada single dulu,” tutup Feath. (Z-1)
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved