Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIT cadas Party at Eden memperkenalkan single eksperimental terbaru bertajuk Pink Like Candy. Karya ini dirilis usai Gita Desilia, sang vokalis, yang sempat menggantikan Elly Chia, mengundurkan diri.
Lewat keterangan tertulis, Party at Eden, yang biasa dikenal dengan akronim P.A.E, mengatakan di nomor baru ini, mereka juga mengajak sejumlah musisi lain untuk berkolaborasi.
Unit yang kini digawangi Victor (gitar), Silvester (gitar), Hadi (bass), dan Vincent (drum) itu juga mengajak serta mantan vokalis terdahulu mereka, Elly Chia, sebagai rekan kolaborasi.
Baca juga : Shye Rilis Single Without You
"Gita Desilia yang sempat menggantikan Elly memutuskan untuk mengundurkan diri karena problematika kehidupan pribadi dan jarak domisili yang berbeda dengan Party at Eden di Jakarta," tutur Silvester dalam keterangannya.
"Di single ini, kita kolaborasi dengan cellist ternama di kancah musik Indonesia, yakni Billy Aryo, serta salah satu violinist klasik, Denmay Youry, dan juga mantan vokalis kita, Elly Chia," lanjutnya.
Dalam liriknya, single Pink Like Candy milik Party at Eden mengangkat kisah tentang kedamaian masa lalu yang memiliki jutaan rasa dalam kehidupan, pascakecanduan hal negatif yang dilantunkan sebelumnya di single ketiga mereka berjudul The Wish Key.
Baca juga : Illuminati Hotties Rilis Single The L
Vincent, yang bertindak sebagai penulis lirik, mengatakan single ini menggambarkan perasaan seseorang yang memiliki kerinduan akan kehidupan lebih baik dengan orang terdekatnya di masa lalu, saat awal mula menjalani kehidupannya, tepat sebelum ia terjatuh ke dalam pelarian yang negatif atau pun realita semu.
"Senang, sedih, rindu, sesal, hampa, kecewa, marah, dan berjuta perasaan lainnya dapat dirasakan dan dideskripsikan melalui nada yang dilantunkan pada lagu ini," kata Vincent.
Di lagu ini, sambung Victor, Party at Eden juga memberikan sudut pandang bias yang multiinterpretasi mengenai hubungan manusia dengan Tuhan yang telah lama ia tinggalkan karena terbuai dengan dosa.
Baca juga : Stand Atlantic Bicara Soal Pertemanan Toxic di Single Frenemies
"Kini ia masih mencari jalan kembali, tetapi belum menemukan jalan yang tepat dan berharap suatu saat kedamaian yang ia rasakan sebelumnya dalam hubungannya dengan Tuhan dapat terulang kembali," kata Victor.
Sementara Hadi mengatakan Party at Eden merupakan unit cadas yang permainan musiknya berdasar pada genre djent dengan elemen tambahan yang lebih mengarah kepada modern progressive metal, groove metal, metalcore dan juga post-hardcore.
Sepanjang perjalanan karier bermusiknya, Party at Eden mencoba menggebrak industri musik baik secara lokal maupun global lewat tiga single berjudul Alphawave (2021), Virus (2022), dan The Wish Key (2023).
Party at Eden sukses menjadi salah satu nominator ajang penghargaan musik keras Indonesia, yakni Hammersonic Awards 2023 silam, untuk kategori New Beast alias Pendatang Baru Terbaik.
Saat ini, single "Pink Like Candy" milik Party at Eden sudah bisa didengarkan di berbagai platform pemutar musik digital. (Z-1)
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved