Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA yang mengatakan, ketika seorang manusia sedang merindukan orang lain dan tidak mampu mewujudkannya ke dalam sebuah pertemuan, semua itu adalah bentuk perasaan terburuk yang sedang ia rasakan. Apalagi jika rindu itu teruntuk orang yang ia cintai. Entah siapapun itu, rasanya pasti akan terasa sangat berat.
Untuk menggambarkan semua itu, grup musik asal Yogyakarta, YUHU., mengisahkannya ke dalam sebuah lagu yang mereka beri judul Sudah Sangat Rindu. Lagu tersebut merupakan single debut mereka yang dirilis pada Rabu (10/7) di berbagai digital streaming platform (DSP).
YUHU. beranggotakan Atmojo (Vocal), Bemandry (Vocal & Bass) serta Fammi (Vocal & Guitar).
Baca juga : Cigaretes After Sex Rilis Single Baby Blue Movie
Sebelum bermain musik bersama dalam satu nama, ketiga personil YUHU, adalah para solois dan juga penulis lagu yang masih aktif hingga saat ini.
Baca juga : Lucien Sunmoon Ungkap Perasaan yang Terpendam Lewat Single Reminisce
Dalam perjalanan bermusiknya, ketiga personil YUHU. sudah merilis banyak sekali karya kepada para pendengar musik di Indonesia. Entah itu karya yang mereka nyanyikan sendiri atau dibawakan oleh musisi lain.
Sudah Sangat Rindu mengisahkan tentang seseorang yang harus melihat kenyataan, bahwa orang yang selama ini sangat ia kasihi tidak bisa selalu bersama dengan dirinya setiap saat. Ada jarak yang memisahkan, sehingga kebersamaan itu tidak bisa terjalin dalam setiap waktu.
Oleh karena itu, hanya doalah yang selalu ia panjatkan, agar orang yang sangat ia cintai itu selalu dalam lindungan-Nya dengan penuh kebaikan.
Baca juga : Daun Jatuh Ungkap Rasa Penyesalan di Single Kini
Namun di dalam harapnya, ia ingin segera bisa bersama dengan orang terkasihnya itu. Karena, jangankan dalam waktu yang lama, dengan waktu yang singkat saja, rindu itu seakan menggunung di dalam dirinya.
Sudah Sangat Rindu awalnya ditulis untuk mewakili perasaan para personil YUHU. Kala itu mereka sedang sama-sama merasakan kerinduan pada seseorang menurut versinya masing-masing. Mereka pun pada akhirnya saling bercerita bagaimana kerinduan itu sedang mereka rasakan. Rindu yang sangat besar, namun tak terbalas karena tamu tidak kunjung mampu terwujud.
"Berhubung kita adalah seniman, kita mencoba merangkum semua itu ke dalam lagu. Kita coba membahasakan kerinduan versi kita masing-masing ke dalam bahasa yang bisa relate untuk banyak orang. Entah itu untuk orang-orang yang sedang rindu keluarganya di kampung halaman, seseorang yang sedang rindu pada pasangannya, untuk orangtua kepada anaknya dan masih banyak lagi. Lagu ini diciptakan untuk menjadi teman bercerita bagi mereka yang sedang merasakan rindu karena jarak," ungkap Bemandry.
Baca juga : J-Rocks Rilis Single Tanpa Air Mata
Atmojo melanjutkan, setelah mereka mampu menyelesaikan lagu tersebut, para personil YUHU. pun mencoba untuk mendengarkannya kepada banyak orang. Dan pada akhirnya mereka mampu menemukan banyak hal menarik dari kisah rindu yang dirasakan oleh orang-orang di luar sana.
"Banyak sih kisah unik yang kita dapatkan. Mulai dari seseorang yang kangen istrinya terus, padahal mereka satu rumah, orang yang rindu sama hewan peliharaannya yang sudah tiada. Bahkan, ada juga orang yang rindu gajian ketika uang sudah menipis," papar Atmojo.
Fammi berharap single debut dari YUHU. ini bisa diterima di banyak hati pendengar musik di Indonesia. Terkhusus bagi orang-orang yang sedang merasakan rindu untuk versi mereka masing-masing.
Setelah merilis single Sudah Sangat Rindu, rencananya YUHU. akan merilis beberapa karya lainnya kepada pendengar musik di Indonesia hingga akhir 2024 mendatang. Salah satunya Video Profile & Live Session, sebuah tayangan yang menceritakan kisah perjalanan para personil YUHU. di industri musik serta penampilan mereka saat melakukan pertunjukan secara langsung, merilis tiga single live, merilis mini album live dan masih banyak lagi. (Z-1)
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Lagu Sementara atau Selamanya dari Trisouls menyentuh sisi kerentanan seseorang saat memendam kekaguman dan kegugupan yang melanda ketika ingin mengungkapkan perasaan.
Berbeda dengan dua pendahulu dari Indra Dinda, Turun Di Sini Dulu hadir dengan sentuhan aransemen musik pop alternatif.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang sarat akan pesan tersurat, Hidup Tanpa Kata justru menonjolkan kekuatan dalam kesunyian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved