Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA yang mengatakan, ketika seorang manusia sedang merindukan orang lain dan tidak mampu mewujudkannya ke dalam sebuah pertemuan, semua itu adalah bentuk perasaan terburuk yang sedang ia rasakan. Apalagi jika rindu itu teruntuk orang yang ia cintai. Entah siapapun itu, rasanya pasti akan terasa sangat berat.
Untuk menggambarkan semua itu, grup musik asal Yogyakarta, YUHU., mengisahkannya ke dalam sebuah lagu yang mereka beri judul Sudah Sangat Rindu. Lagu tersebut merupakan single debut mereka yang dirilis pada Rabu (10/7) di berbagai digital streaming platform (DSP).
YUHU. beranggotakan Atmojo (Vocal), Bemandry (Vocal & Bass) serta Fammi (Vocal & Guitar).
Baca juga : Cigaretes After Sex Rilis Single Baby Blue Movie
Sebelum bermain musik bersama dalam satu nama, ketiga personil YUHU, adalah para solois dan juga penulis lagu yang masih aktif hingga saat ini.
Baca juga : Lucien Sunmoon Ungkap Perasaan yang Terpendam Lewat Single Reminisce
Dalam perjalanan bermusiknya, ketiga personil YUHU. sudah merilis banyak sekali karya kepada para pendengar musik di Indonesia. Entah itu karya yang mereka nyanyikan sendiri atau dibawakan oleh musisi lain.
Sudah Sangat Rindu mengisahkan tentang seseorang yang harus melihat kenyataan, bahwa orang yang selama ini sangat ia kasihi tidak bisa selalu bersama dengan dirinya setiap saat. Ada jarak yang memisahkan, sehingga kebersamaan itu tidak bisa terjalin dalam setiap waktu.
Oleh karena itu, hanya doalah yang selalu ia panjatkan, agar orang yang sangat ia cintai itu selalu dalam lindungan-Nya dengan penuh kebaikan.
Baca juga : Daun Jatuh Ungkap Rasa Penyesalan di Single Kini
Namun di dalam harapnya, ia ingin segera bisa bersama dengan orang terkasihnya itu. Karena, jangankan dalam waktu yang lama, dengan waktu yang singkat saja, rindu itu seakan menggunung di dalam dirinya.
Sudah Sangat Rindu awalnya ditulis untuk mewakili perasaan para personil YUHU. Kala itu mereka sedang sama-sama merasakan kerinduan pada seseorang menurut versinya masing-masing. Mereka pun pada akhirnya saling bercerita bagaimana kerinduan itu sedang mereka rasakan. Rindu yang sangat besar, namun tak terbalas karena tamu tidak kunjung mampu terwujud.
"Berhubung kita adalah seniman, kita mencoba merangkum semua itu ke dalam lagu. Kita coba membahasakan kerinduan versi kita masing-masing ke dalam bahasa yang bisa relate untuk banyak orang. Entah itu untuk orang-orang yang sedang rindu keluarganya di kampung halaman, seseorang yang sedang rindu pada pasangannya, untuk orangtua kepada anaknya dan masih banyak lagi. Lagu ini diciptakan untuk menjadi teman bercerita bagi mereka yang sedang merasakan rindu karena jarak," ungkap Bemandry.
Baca juga : J-Rocks Rilis Single Tanpa Air Mata
Atmojo melanjutkan, setelah mereka mampu menyelesaikan lagu tersebut, para personil YUHU. pun mencoba untuk mendengarkannya kepada banyak orang. Dan pada akhirnya mereka mampu menemukan banyak hal menarik dari kisah rindu yang dirasakan oleh orang-orang di luar sana.
"Banyak sih kisah unik yang kita dapatkan. Mulai dari seseorang yang kangen istrinya terus, padahal mereka satu rumah, orang yang rindu sama hewan peliharaannya yang sudah tiada. Bahkan, ada juga orang yang rindu gajian ketika uang sudah menipis," papar Atmojo.
Fammi berharap single debut dari YUHU. ini bisa diterima di banyak hati pendengar musik di Indonesia. Terkhusus bagi orang-orang yang sedang merasakan rindu untuk versi mereka masing-masing.
Setelah merilis single Sudah Sangat Rindu, rencananya YUHU. akan merilis beberapa karya lainnya kepada pendengar musik di Indonesia hingga akhir 2024 mendatang. Salah satunya Video Profile & Live Session, sebuah tayangan yang menceritakan kisah perjalanan para personil YUHU. di industri musik serta penampilan mereka saat melakukan pertunjukan secara langsung, merilis tiga single live, merilis mini album live dan masih banyak lagi. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved