Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND SAE kembali menghadirkan karya anyar bertajuk Ingat-Ingat Lagi, yang diharap bisa melanjutkan kesuksesan single terakhir mereka, Kurang Apa.
Lagu Ingat-Ingat Lagi merupakan lagu bergenre Pop dan R&B yang mengisahkan dinamika percintaan antara pria dan wanita.
"Menceritakan seorang pria dan wanita saling beradu tatap. Si pria merasakan getaran sepertinya si wanita ingin tertarik dan ingin dekat dengan pria itu lebih lama. Wanita itu cantik dan menggoda sehingga pria itu terpikat juga. Namun, sang pria tersadar bahwa ia takut tertipu karena ia sering jatuh cinta tapi malah sakit hati dan ditinggal pergi," kata vokalis SAE, Bowo, dalam keterangan resmi, dikutip Senin (8/7).
Baca juga : Dodit Mulyanto Rilis Single Ku Kira Mimpi
Grup musik yang digawangi oleh Bowo (vokalis), Koko (gitaris), Ridho (drummer), dan Inal (bassist) itu mencoba menyajikan lirik mendalam dan melodi memikat lewat Ingat-Ingat Lagi.
Baca juga : Triyuwana Rilis Single Pura-Pura Cinta
Koko, yang menjadi orang di balik pembuatan lirik dari lagu ini, mencoba menuangkan perasaan dan pengalamannya ke dalam karya anyar untuk bandnya itu.
Tidak butuh waktu lama, Koko dengan mudah menciptakan lirik tersebut dan demo lagu ini segera dibuat setelahnya dengan cepat bahkan sebelum perilisan lagu Kurang Apa.
Produksi lagu ini juga didukung oleh produser ternama, Yovie Widianto, bersama dengan seluruh anggota band SAE. Kolaborasi ini menciptakan harmonisasi musik yang sempurna, memperkuat karakter dari setiap nada dan lirik yang ada.
"Lagu ini khusus untuk orang-orang yang mudah jatuh cinta. Lirik yang terngiang berulang-ulang dengan kata peringatan agar jangan mudah jatuh cinta yang akhirnya membuat sakit hati," ujar Koko.
Ingat-Ingat Lagi sudah dapat dinikmati di seluruh digital streaming platform yang tersedia di Indonesia. (Ant/Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved