Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM Heartbreak Motel produksi Visinema Pictures karya sutradara Angga Dwimas Sasongko merilis teaser trailer dan poster, Jumat (28/6).
Film tersebut merupakan adaptasi bebas dari novel laris Ika Natassa yang berjudul sama. Rencananya, film akan dirilis di bioskop mulai 1 Agustus 2024.
Dalam teaser trailer, terlihat Laura Basuki yang berperan sebagai Ava, aktris ternama menghadapi permasalahan dalam kariernya. Di momen tersebut, ia bertemu dengan dua sosok, Reza Malik (diperankan Reza Rahadian), laki-laki yang juga berprofesi sebagai aktor, dan Raga (diperankan Chicco Jerikho), yang merupakan sosok di luar industri hiburan. Ava pun dihadapkan pada dilema dalam memilih keduanya.
Baca juga : Laura Basuki, Chicco Jerikho, dan Reza Rahadian Beradu Akting di Film Heartbreak Motel
Di film itu, Angga menggunakan tiga format kamera, kamera digital, seluloid 16mm, dan 35mm.
Baca juga : Reza Rahadian Klaim Heartbreak Motel Karya Adaptasi Buku Ika Natassa Terbaik
Angga pun mengatakan film Heartbreak Motel menjadi film drama romansa termahal yang pernah digarapnya. Film ini sekaligus menjadi kembalinya produser Kori Adyaning memproduseri film setelah jeda sekitar empat tahun karena melahirkan dan membesarkan sang anak.
“Saya melihat naskah yang ditulis Alim Sudio ini ada potensi untuk bermain dengan format yang dinamis. Ada cerita yang direkam dengan kamera digital, ada sub cerita dengan kamera seluloid 16mm, ada juga yang dengan 35mm. Ini bisa memberikan sebuah pengalaman menonton dengan tiga dunia berbeda. Bukan cuma dari karakternya tapi juga secara sinematografi dan visual yang disajikan. Sebab itu kami sepakat untuk putuskan dengan tiga format,” kata sutradara Heartbreak Motel Angga Sasongko saat perilisan teaser trailer dan poster di XXI Epicentrum, Jumat (28/6).
“Prosesnya jadi lebih panjang. Karena seperti halnya foto dengan seluloid, harus cuci film negatifnya dulu lalu ada proses digitalisasi. Kami mencoba cari vendor untuk development di Indonesia enggak ada. Jadi harus memilih antara Jepang dan Taipei, yang masih ada untuk development seluloid. Tantangannya waktu dan menyiapkan linimasanya. Untuk aktor pun kami maksimal menyiapkan tiga kali take adegan melihat ketersediaan seluloidnya juga,” tambah produser Heartbreak Motel Kori Adyaning.
Baca juga : Laura Basuki Jadi Bintang Film di Heartbreak Motel
Memerankan Ava, yang merupakan aktris, Laura Basuki pun mengatakan dunia Ava tentu saja familiar dengannya. Laura pun banyak belajar dan berkaca bagaimana Ava mencintai seni peran dan begitu menikmati pekerjaan.
“Di satu sisi, dia juga sangat merindukan koneksi yang nyata dan mendalam dengan orang-orang yang dia kasihi,” kata Laura.
Ika Natassa menambahkan, dengan dibintangi para pemeran berkelas, ia pun percaya diri film yang diadaptasi dari novelnya akan menjadi karya yang lain dari film-film adaptasi novelnya terdahulu.
Di film ini, Ika dan Angga menjadikannya sebagai wahana permainan dengan beberapa elemen baru bagi keduanya. (Z-1)
Lagu Sikilku Iso Muni dibawakan langsung oleh dua aktor utama film Na Willa, yakni Luisa Adreena dan Azamy Syauqi.
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Luna Maya kembali berperan di film horor Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bersama Reza Rahadian. Tahun 2026, ini menjadi satu-satunya film Luna yang dijadwalkan tayang pada lebaran.
Reza Rahadian akhirnya kembali lewat film horor, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa.
“Proses kolaborasi yang sangat menyenangkan. Kami bertukar pikiran, sama-sama berpikir kira-kira apa adegan demi adegan yang perlu kami bangun sama-sama,"
Reza Rahadian dan Rio Dewanto bermain dalam film terbaru berjudul Keadilan (The Verdict), yang menjadi kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved