Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Indro Warkop mengaku bernostalgia saat menjadi pengisi suara di film animasi lokal Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet.
Di film garapan sutradara dan animator Faza Meonk itu, Indro mengisi suara karakter Prof Juned, seorang profesor jenius namun pelupa dan jenaka.
"Kalau saya boleh bilang, ini sebetulnya nostalgia saya, dan mengasah lagi kemampuan kita untuk bisa mengaplikasikan apa yang diminta skenario itu. Karena kita hanya terima cerita dan dialog," kata Indro, dikutip Senin (24/6).
Baca juga : Terlibat di Film Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet, Tretan Muslim Baru Tahu Susahnya Mengisi Suara
Indro mengungkapkan menjadi pengisi suara di film kategori semua umur tersebut membuatnya terkenang dengan awal kariernya sebagai penyiar radio.
Baca juga : Morgan Oey Sebut Romeo Ingkar Janji Hadirkan Perspektif Baru
Menjadi pengisi suara tidak kalah rumit dengan berlakon di depan kamera sebagai aktor, ungkap Indro.
Menurutnya, pengisi suara harus mampu mengekspresikan berbagai nuansa emosi hanya melalui suara, tanpa bantuan ekspresi wajah atau gerakan tubuh yang bisa digunakan aktor.
Mereka harus mampu membuat penonton animasi merasakan ketegangan, kegembiraan, kesedihan, atau kemarahan melalui intonasi, ritme, dan volume suara.
Baca juga : Algrafi, Film Komedi Romantis Pertama Junior Roberts
"Karakter saya ini tetap ada Betawinya, tetapi saya profesor bagaimanapun juga, jadi ada bahasa-bahasa yang lebih akademis. Jadi bukan hanya sekedar baca, pakai latihan kita di situ, dibilang gampang, enggak juga, karena ini lebih presisi ketimbang kita siaran," jelas Indro.
Adapun kisah Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet melanjutkan seri pertamanya saat Juki, yang awalnya mendapat ketenaran dan kekayaan, kemudian jatuh miskin.
Di tengah kondisi keuangan keluarga yang sulit, petualangan Si Juki dimulai saat dia menemukan sebuah peta harta karun peninggalan nenek moyangnya.
Film animasi karya anak bangsa ini akan tayang di layar lebar Tanah Air mulai 27 Juni 2024. (Ant/Z-1)
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Film 12 Mile ini menyoroti sosok mendiang Mochtar Kusumaatmadja yang menjadi arsitek utama di balik konsep Wawasan Nusantara.
Selain Song Ji-hyo, Accidental Chef dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama besar untuk melengkapi jajaran pemain.
Mark Ruffalo menekankan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk meninggalkan peran Hulk, yang telah ia mainkan sejak 2012.
Aming diperkenalkan sebagai pemeran karakter bernama Tokek, seorang narapidana dengan latar belakang yang kompleks.
Ayu Laksmi mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih kreatif dalam menjalin komunikasi dengan kerabat saat Lebaran.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Di film Surat Untuk Masa Mudaku, Millo Taslim beradu peran dengan aktor Fendy Chow yang memainkan karakter Kefas versi dewasa.
Cha Eun Woo terseret dugaan penggelapan pajak Rp200 miliar. Sejumlah brand mulai menarik iklan dan menghapus konten promosi sang aktor.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved