Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMIKA Tretan Muslim mengatakan tidak pernah bermaksud menyinggung salah satu pihak ketika membuat konten. Pria berusia 33 tahun pemilik waralaba Bebek Carok tersebut mengatakan semua yang dia ucapkan murni datang dari keresahan saja.
“Enggak mungkin kita sengaja buat konten untuk menyerang orang. Kayak aku ingin menistakan agama. Enggak mungkin. Semua itu hanyalah keresahan kita yang mungkin ternyata orang enggak terima. Tapi bukan berarti kita memperolok agama,” ungkapnya dalam akun YouTube Kaks Production.
Lebih lanjut, dia menceritakan pengalamannya ketika membahas mengenai cara anak-anak kecil membangunkan sahur saat Ramadan. Menurutnya hal yang dia bahas itu tidak ingin menyinggung mengenai agama Islam maupun Ramadan.
Baca juga : Kunjungi Kanwil Kemenag DKI, Kardinal Suharyo Tekankan Pentingnya Solidaritas dan Subsidiaritas
“Itu aku sebel sih. Misalnya aku pernah posting soal anak kecil kalau sahur bangunin orang dengan berisik. Temen aku itu ada non muslim punya anak kecil (dan terganggu). Pas aku posting, bukan aku menjelekkan puasa dan sahurnya, tapi kelakuan orang yang berisik ini yang harusnya ditindak. Itu juga bukan ajaran agama. Harusnya puasa kan menghormati, kenapa malah berisik gitu. Kalau aku ngomong gitu, orang pasti banyak yang kaget dan menyangka aku sering menyerang agama Islam,” kata Tretan.
Tretan menambahkan dirinya pun merasa sedih terutama ketika dia membahas hal yang berkaitan dengan agama. Ada anggapan bahwa dirinya lebih banyak membela kepentingan agama lain dibandingkan agama sendiri.
“Aku sedihnya karena orang jadi salah paham terutama yang bahas agama. Misalnya aku sering kontenin membela pembangunan gereja. Orang tuh pada nyalahin aku ngebelain umat Kristen terus. Nyerang Islam dan belain Kristen. Lebih sedih lagi yang nyerang itu sesama Islam dan sesama Madura. Kamu tuh malu-maluin orang Madura katanya. Itu aku sedih karena maksud ku itu enggak begitu,” tuturnya.
Baca juga : Fatwa Salam Lintas Agama, Menag Yaqut tidak Sepakat dengan MUI
“Bahkan ada yang lebih absurd lagi bilang kalau aku enggak jualan agama aku enggak makan. Ada juga yang bilang ini orang sering belain kristen kayaknya dapat duit deh dari pendeta-pendeta,” lanjut Tretan.
Menurutnya menjadi seorang komedian merupakan hal yang sulit karena tidak ada yang menganggap pembahasan krusial menjadi sesuatu hal yang serius.
Untuk itu, dia berharap dengan banyaknya pembahasan mengenai agama dari dirinya yang merupakan seorang komedian, para pemuka agama dapat ikut terdorong untuk mengedukasi masyarakat mengenai toleransi.
“Justru aku pengen dan berharap komedian aja yang anggap aja enggak ngerti agama, banyak dosa, dan lainnya aja concern terhadap hal ini. Harusnya itu ustaz, habib dan para ulama juga speak up dong soal ini. Diajarin lah umatnya,” tegas Tretan.
“Kebiasaan orang Indonesia ini kalau misalnya ketika Natal enggak ngucapin selamat natal bilangnya untuk mu agama mu, untuk ku agama ku. Tapi ketika orang mau membangun gereja, memang agama mu urusan mu, tapi gereja mu urusan ku,” pungkasnya. (Z-3)
Awalnya mereka merasa terinspirasi dari postingan teman-temannya, sehingga kemudian ingin ikut pula menginspirasi.
Algoritma Instagram Reels 2025 berubah total! Ketahui 10 update penting yang memengaruhi distribusi konten, strategi viral, dan cara kreator beradaptasi dengan aturan baru.
Polri baru-baru ini mengungkapkan strategi terbaru yang digunakan oleh jaringan terorisme untuk merekrut anak-anak melalui ruang digital.
TikTok mengungkapkan telah menghapus lebih dari 25 juta konten sepanjang semester pertama 2025, termasuk di antaranya 232.000 konten terkait penipuan.
Tidak cukup hanya membuat konten menarik, pelaku bisnis juga harus memahami kapan audiens paling aktif agar jangkauan dan interaksi meningkat.
RAPPER asal Kanada yang beberapa kali mendapat sorotan publik, Lil Tay kini menjadi model platform media sosial OnlyFans.
Film Patah Hati yang Kupilih berfokus pada hubungan Alya dan Ben, yang terbentur tembok besar perbedaan agama yang diperparah oleh penolakan restu orangtua.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan akan terus berusaha agar umat semakin dekat dengan ajaran agamanya.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama harus memainkan peran strategis sebagai jembatan dan mediator antara negara dan civil society.
MEDIA (cetak, elektronik, dan digital) disadari atau tidak bukan semata penyampai pesan.
Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, kegiatan Ngaji Budaya menjadi sarana efektif untuk mengajak generasi muda mencintai seni dan budaya, tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.
Bermain pada film yang mengangkat kisah pernikahan beda agama, siapa sangka ternyata hal itu pernah dirasakan langsung oleh Michelle Ziudith.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved