Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM terbaru dari waralaba Dilan, Dilan 1983: Wo Ai Ni yang mengikuti masa Dilan masa sekolah dasar (SD) baru saja merilis poster dan trailer resminya. Film itu sekaligus memasang poster billboard di 40 titik di Bandung.
Dalam trailer Dilan 1983: Wo Ai Ni, dikisahkan Dilan kerap menjahili Mei Lien, siswi sekelasnya yang memiliki latar belakang etnis Tionghoa. Dalam trailer tersebut, Dilan dan Mei Lin pun memiliki kisah cinta monyet. Di sisi lain, Dilan mengalami perundungan dari beberapa temannya.
Dilan 1983: Wo Ai Ni diproduksi Falcon Pictures dengan sutradara Fajar Bustomi dan Pidi Baiq dengan skenario ditulis oleh Alim Sudio. Film ini dibintangi di antaranya Muhammad Adhiyat, Malea Emma, Muzakki Ramdhan, dan Adzana Ashel eks JKT48.
Baca juga : Film Temurun Rilis Trailer dan Poster Resmi
“Saya dan Ayah Pidi sebagai sutradara mengembangkan bersama. Sebenarnya ketika saya ditawari cerita Dilan 1983: Wo Ai Ni agak dilema karena ini ceritanya anak SD. Di film sebelumnya, Dilan 1990 kan ada serangan katanya ngajarin pacaran meski itu dunianya anak SMA. Ini sekarang anak SD, nah kalau ada komentar seperti itu lagi sepertinya harus baca buku yang ditulis Ayah (Pidi),” terang sutradara Fajar Bustomi dalam konferensi pers perilisan poster dan trailer di CGV mal Paris Van Java Bandung, Senin, (13/5/2024).
“Sebenarnya memilih Adhiyat sebagai pemeran Dilan kecil itu yang paling susah dicari. Tapi saya banyak berdiskusi dengan Ayah Pidi terkait pemeranan,” tambah Fajar.
Adhiyat menambahkan, dengan dirilisnya trailer film Dilan 1983: Wo Ai Ni ia berharap bisa membuat penonton semakin penasaran dengan filmnya. “Dan ketika filmnya sudah tayang semoga bisa memuaskan penontonnya dan pesan dari Ayah Pidi Baiq bisa didengar oleh banyak orang di film ini,” kata Adhiyat. (Z-7)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Wali kota memerintahkan adanya audit terhadap sistem pengawasan fisik maupun non-fisik guna memastikan tidak ada lagi celah bagi tindakan menyimpang di lingkungan sekolah.
WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar, mengajak anak-anak Indonesia untuk berempati dan peduli kepada masyarakat yang terdampak bencana Sumatra.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan 120 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada sekolah jenjang pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Singkawang
Pelajar sekolah dasar (SD) di tiga desa yang berada di Morowali Utara yaitu Desa Bunta, Bungintimbe, dan Tanauge mendapatkan bantuan sepatu dan tas sekolah
SDN 1 Porara di Desa Morosi kini memiliki 16 ruang kelas, 22 guru, serta 500 murid, dengan 107 siswa baru tercatat pada tahun ajaran 2025.
Kegiatan ini diikuti siswa sekolah dasar kelas 5–6 dari Bojonegoro dan Jakarta dengan semangat besar untuk belajar sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved