Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND asal London, Inggris, Prep, merilis single baru berjudul Call It (feat. Eddie Chacon) lewat Bright Antenna Records sebelum konser mereka di Jakarta, akhir pekan ini.
Prep dijadwalkan menggelar konser di Tennis Indoor Senayan, Sabtu (11/5), yang merupakan bagian dari tur Asia 2024 mereka.
Bersamaan dengan perilisan single Call It, prep juga mengumumkan album baru mereka The Programme, yang akan dirilis pada 7 Juni 2024.
Baca juga : Emral Syah Rilis Single Cinta yang Tak Terucap
Tentang kolaborasi mereka dengan Eddie Chacon, yang dikenal lewat duo Charles & Eddie pada dekade 90-an, Prep mengatakan, "Hari itu adalah salah satu hari terbaik dalam perjalanan prep. Kami semua sangat mengidolakan Eddie Chacon dan musik yang ia selama ini buat dengan John Carroll Kirby. Kami merasa sangat terhormat saat kami tahu bahwa ia mau berkolaborasi dengan kami."
Baca juga : House of Protection Rilis Single It's Supposed to Hurt
"Lagu ini selesai hanya dalam beberapa jam, semuanya memainkan synth dan instrumen aneh lainnya. Bahkan mungkin ada suara sitar elektrik juga. Anderson .Paak hari itu meninggalkan sebuah botol tequila dari sebuah pesta Grammy di studio. Kami pun menyelesaikan lagunya ala Los Angeles."
"Setahun belakangan ini benar-benar luar biasa, kami bepergian keliling dunia, mengumpulkan ide, mencari orang-orang baru yang kami ingin ajak kolaborasi, dan album baru kami merangkum semua hal itu."
"Ada sederet musisi yang kami ajak berkolaborasi di album ini seperti Renaud Letang, Eddie Chacon, Phum Viphurit, Vicky Farewell, Anomalie, mereka semua membawa inspirasi baru dan membantu kami memproduksi nuansa baru. Album ini rasanya seperti layaknya kami berempat sedang tampil di dalam suatu ruangan bersama," lanjut Prep.
Prep, saat ini, sedang menjalani tur Asia mereka yang akan singgah di Jakarta pada Sabtu (11/5) mendatang di Tennis Indoor Senayan. (RO/Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved