Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Film Harta Tahta Raisa yang disutradarai Soleh Solihun menceritakan tentang perjalanan bermusik Raisa hingga akhirnya bisa mencapai puncak karier yang ditandai dengan konser tunggal di Gelora Bung Karno (GBK).
Film dokumenter yang diproduksi Imajinari dan bekerja sama dengan Juni Records itu akan menampilkan arsip-arsip terdahulu dari Raisa yang belum pernah ditampilkan dan dibagikan ke publik. Termasuk rekaman Raisa menyanyi saat berusia empat tahun.
“Apa yang menarik dan eksklusif dari dokumenter itu kan ada footage-footage yang belum pernah dilihat oleh banyak orang sebelumnya. Belum pernah dibagikan atau ada di media sosial manapun,” kata Raisa saat dijumpai seusai konferensi pers perilisan poster dan trailer resmi film dokumenter Harta Tahta Raisa di XXI Plaza Senayan, Selasa, (23/4).
Baca juga : Film Dokumenter I Am: Celine Dion akan Tayang di Prime Video pada 25 Juni
“Terharu banget! Enggak menyangka arsip lama ada footage-nya. Kayak, pas kami workshop lah, album pertama, ya macam-macam lah. Bahkan ketika manggung-manggung saat zaman dulu yang make up-nya belang-belang. Dari situ kami sudah mengalami semuanya,” lanjut penyanyi berusia 33 tahun itu.
Produser Harta Tahta Raisa, Dipa Andika mengungkapkan dirinya merasa senang karena Raisa punya dokumentasi tentang Raisa sejak kecil. Dengan begitu, untuk merangkum menjadi kisah yang lengkap tidak terlalu sulit.
Harta, Tahta, Raisa bakal tayang pada 6 Juni 2024 di bioskop seluruh Indonesia. Tanggal itu dipilih karenabertepatan dengan hari ulang tahun Raisa. Raisa sendiri mengaku terharu dengan hasil akhir dari film tersebut. (Z-11)
Soleh Solihun tidak menyangka akan ada drama yang menghiasi film dokumenternya tanpa disengaja seperti saat Boim menangis ketika konser Raisa berjalan lancar.
Disutradarai Soleh Solihun, ‘Harta Tahta Raisa’ merupakan film dokumenter yang mengangkat perjalanan musik serta cerita dibalik konser penyanyi wanita Indonesia, Raisa.
"Sudah diberhentikan untuk tidak menggesek lagi. Itu PLH, kayak pekerja, dia punya keahlian gesek, tapi bukan polisi,"
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved