Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGUSAHA sekaligus influencer Atta Ul Karim membentuk perkumpulan Internasional Creatives Exchange (ICE) dalam rangka mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dengan Pakistan pada Jumat (29/3). Perkumpulan ini secara hukum sudah disetujui oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Indonesia. Dengan nama baru ini diharapkan menjadi semangat baru karena nama biasanya membawa keberkahan tersendiri.
"International Creatives Exchange atau ICE singkatannya dipilih menjadi nama organisasi kami. Sebelumnya kami ingin nama yang ada kaitan dengan nama negara, hanya ternyata tidak diperbolehkan dalam aturan. Kalau yang sekarang alhamdulillah sudah disetujui," Kata Atta. "Namun kami tetap bersyukur, sebab dengan nama ini, kami jadi bisa explore ke depan bukan hanya mencakup hubungan antara Indonesia dan Pakistan, tetapi juga dengan negara lain."
Indonesia dan Pakistan sejatinya memiliki banyak kesamaan. Dua negara ini sama-sama menjadi negara dengan penduduk mayoritas beragama Islam terbesar di dunia. Pakistan dengan sekitar 240 juta jiwa dan Indonesia dengan penduduk sekitar 280 juta jiwa.
Baca juga : Diresmikan Dubes, Malaysia Food & Travel Fair Pererat Hubungan Budaya
Selain itu, budaya dan kuliner juga terdapat kesamaan yang mencolok. Itulah alasan dua negara ini layak sekali menjadi dua negara yang hubungannya bisa jauh lebih dekat dibandingkan saat ini. "Setelah Lebaran nanti kami berencana mengadakan program pertama kami, yaitu pameran persamaan Indonesia dan Pakistan, yang rencananya akan diadakan di halaman kedutaan besar Republik Islam Pakistan."
"Di sana nanti ada banyak tenda yg kami buat bersebelahan. Misalnya, booth nasi kuning bersebelahan dengan nasi biryani, booth bakso bersebelahan dengan kofta, dan masih banyak lagi."
Atta berharap dengan hadirnya perkumpulan atau organisasi ini betul-betul menjadi wadah bagi terbentuknya hubungan yang lebih harmonis lagi antara Indonesia dan Pakistan. "Semoga ICE bisa menjadi media dalam terwujudnya Indonesia dan Pakistan yang lebih erat," tutupnya. (Z-2)
Pakistan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi perundingan antara AS dan Iran demi mencapai penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi, jika kedua pihak menghendaki.
Pakistan puncaki Global Terrorism Index 2026 dengan 1.139 kematian pada 2025. Kelompok TTP jadi aktor paling mematikan di tengah tren penurunan terorisme global.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan serangan ke Iran dan Libanon terus berlanjut meski ada klaim kesepakatan dari Donald Trump. Pakistan tawarkan diri jadi mediator.
Pakistan dan Afghanistan sepakat menghentikan sementara konflik maut demi menghormati Idul Fitri, menyusul serangan udara di Kabul yang menewaskan ratusan jiwa.
Tragedi berdarah terjadi saat Ramadan di Kabul. Serangan udara Pakistan mengenai RS Omid, menewaskan ratusan pasien yang sedang berbuka puasa dan salat.
Pakistan telah menyerang pusat rehabilitasi di ibu kota, sehingga mengakibatkan kematian dan luka-luka. Dia berjanji bahwa tindakan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.
Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Sukamta menegaskan bahwa Indonesia perlu mengambil posisi yang tepat dan terukur dalam merespons mediasi Iran dan AS sejalan politik luar negeri bebas dan aktif.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta masyarakat tetap tenang dalam menyikapi isu potensi resesi ekonomi.
IRAN membolehkan kapal transit yang tidak berafiliasi dengan Amerika Serikat (AS) atau Israel melintasi Selat Hormuz dinilai menjadi peluang bagi Indonesia menurut Indef
PRESIDEN Prabowo Subianto menilai kebijakan luar negeri Indonesia di kawasan Timur Tengah harus tetap berpegang pada prinsip nonblok di tengah konflik yang saling bertaut.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
PERAN Iran versus Israel dan Amerika akan memberi dampak besar bagi Indonesia. Dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Airlangga (UNAIR), Probo Darono Yakti menjelaskan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved