Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Billie Eilish sudah dalam tahap akhir untuk perilisan album ketiga. Penyanyi berusia 22 tahun itu menyatakan, dari sisi proses produksi, semua sudah rampung.
“Album saya sudah selesai,” tulis Eilish dalam akun Instagram resminya sembari mengunggah foto dirinya mengenakan topeng ninja dengan corak bintang.
Pada Desember 2023 lalu, pelantun lagu Lovely itu menyatakan bahwa dia hampir menyelesaikan album musik ketiganya dalam acara The Tonight Show Starring Jimmy Fallon.
Baca juga : Billie Eilish Menyesal Pernah Berambut Pirang
“Kami hampir selesai dengan album baru ini. Jadi, pada titik tertentu, Anda akan tahu lebih banyak, tetapi saya tidak akan mengatakan apa-apa sekarang,” kata Eilish pada saat itu.
Sebelumnya, dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter pada November 2023 lalu, musisi asal Amerika Serikat itu mengatakan tengah berjuang untuk meningkatkan kreativitasnya sebelum dia menulis What Was I Made For?, lagu yang diciptakan untuk film Barbie.
“Sejujurnya saya khawatir bahwa itu sudah berakhir untuk saya. Kami telah mencoba dan itu tidak menghasilkan apa yang biasanya dilakukan dalam diri saya. Sejujurnya saya seperti, mungkin saya mencapai puncak saya dan saya tidak tahu bagaimana menulis lagi?,” ucap Eilish.
Ia mengaku dukungan sutradara Barbie, Greta Gerwig, yang memintanya secara langsung untuk menulis lagu untuk filmnya telah sangat membantunya dalam menemukan kreativitas.
“Greta menyelamatkanku, sungguh, jujur. Itu membawa kami keluar dari kebuntuan dan kami terinspirasi serta menulis lebih banyak lagi setelah itu,” tandasnya. (Z-11)
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
MUSISI Raissa Anggiani sukses menggelar konser album ‘Kepada, Yang Terhormat’ di M Bloc Live House, Jakarta. Raissa menutup gelaran konser album dengan sempurna di Jakarta.
SEBAGAI bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial, penyanyi solo, Rossa, menyalurkan zakat mal senilai Rp500 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatra.
Rossa mengaku bahwa ini adalah pengalaman pertamanya terlibat dalam sebuah proyek seni di luar keperluan komersial.
Belum Siap Dewasa adalah lagu tentang perasaan takut tumbuh besar dan meninggalkan masa sekolah yang penuh tawa dan teman-teman.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Rendy Laks menghadirkan tiga single terbaru sekaligus yang berjudul “Berakhir Di Sini”, “Mahligai”, dan “Pengagum Rahasia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved