Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS pemenang Piala Oscar, Sandra Bullock, yang sangat menjaga privasinya rapat-rapat dari sorotan, sebelumnya sempat memberikan gambaran tentang kehidupan selama delapan tahun bersama pasangan, mendiang Bryan Randall.
Sekitar satu tahun sebelum fotografer itu meninggal pada 5 Agustus, setelah pertempuran tiga tahun dengan Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS), juga dikenal sebagai Penyakit Lou Gehrig, Sandra memuji Bryan atas bagaimana dia menyesuaikan diri dengan kehidupan seorang bintang dunia.
"Seluruh hidupnya telah tersorot karenaku," ujar Sandra di Red Table Talk Facebook Watch pada akhir 2021, dilansir Eonline pada Selasa (8/8) waktu setempat.
Baca juga : Pasangan Sandra Bullock, Bryan Randall, Meninggal Karena Penyakit Langka
"Dia sangat bahagia, tapi dia takut. Aku adalah penghancur. Hidupku sudah di jalurnya, dan ini dia manusia indah yang tidak ingin merusak hidupku, tapi manusia yang tepat untuk berada di sana,” kata dia.
Menggambarkan Bryan sebagai sosok yang sangat sabar dengan ketulusan yang “suci” Sandra menambahkan, "Dia berevolusi pada level yang bukan manusia."
Baca juga : The Lost City Pererat Hubungan Sandra Bullock dan Channing Tatum
Bryan, yang memiliki anak dari hubungan sebelumnya, masuk ke kehidupan sang aktris pada tahun 2015, tepat ketika Sandra mengadopsi anak keduanya, Laila (11), dan Bryan dengan mudah berperan sebagai orang tua untuk anak-anaknya.
Pasangan ini mulai berkencan setelah jasa Bryan disewa untuk memotret ulang tahun putranya Louis yang kelima pada 2015.
"Dia adalah contoh yang saya ingin anak-anak saya miliki, saya tidak selalu setuju dengannya dan dia tidak selalu setuju dengan saya, tetapi dia adalah contoh bahkan ketika saya tidak setuju dengannya,” kata Sandra.
Dan meski tidak selalu saling bertemu tatap muka, Bintang “The Blind Side” itu dengan senang hati membiarkan anak-anaknya berpaling pada Bryan.
"Jika ketika mereka merasa tertarik, maka dia (Bryan) orang tua yang tepat untuk berada di posisi ini,” imbuhnya.
Keluarga Bryan mengkonfirmasi kematiannya pada usia 57 tahun dalam sebuah pernyataan 7 Agustus lalu. Sementara sampai saat ini, Sandra belum berbicara setelah cintanya berpulang.
"Dengan sangat sedih kami mengumumkan bahwa pada 5 Agustus, Bryan Randall meninggal dunia dengan damai setelah pertempuran tiga tahun dengan ALS, Bryan memilih lebih awal untuk merahasiakan perjalanannya dengan ALS dan kami yang peduli melakukan yang terbaik untuk menghormati permintaannya,” tulis pernyataan keluarga. (Ant/Z-4)
Charcot-Marie-Tooth (CMT) adalah penyakit saraf genetik langka yang sering diabaikan. Kenali gejala, penyebab, dan pentingnya deteksi dini untuk cegah komplikasi.
Seorang perempuan di Philadelphia didiagnosis skorbut, penyakit langka akibat kekurangan vitamin C.
Ada orang yang benar-benar tidak bisa merasa takut akibat penyakit langka dan kerusakan otak.
Seorang pria dijuluki tree man atau manusia pohon karena menderita kondisi medis langka. Kondisi itu membuat tangan dan kakinya berubah menyerupai kulit kayu.
LINITIS plastica jarang terdengar di telinga masyarakat awam. Hal itu karena penyakit ini merupakan kanker lambung yang masih tergolong jinak namun dalam kategori langka.
Finley Ranson, remaja 14 tahun asal Inggris, mengidap kondisi langka yang membuat tubuhnya bereaksi ekstrem terhadap lemak.
Amanda Manopo mengungkapkan bahwa keterlibatannya sebagai Tina bukan didasari oleh standar fisik konvensional.
Aktris Aulia Sarah kembali menyapa pencinta sinema horor melalui proyek terbarunya bertajuk Sengkolo Petaka Satu Suro.
Fakta menarik Jennifer Coppen, aktris muda Indonesia berdarah campuran. Profil lengkap, perjalanan karier, dan pesona ikon Gen Z di dunia hiburan.
Profil Jennifer Coppen menjadi sorotan publik setelah aktris muda Indonesia ini resmi dilamar oleh pesepak bola Timnas Indonesia, Justin Hubner.
Keterlibatan Acha Septriasa sebagai Co-Founder di Avarta Media menandai fase baru setelah lebih dari dua dekade ia berkarier sebagai bintang film.
AKTRIS Helsi Herlinda dikenal dengan peran antagonis selama dua dekade. Kali ini, Helsi bertransformasi total menjadi karakter protagonis yang menderita dalam film Nia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved