Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Penyanyi era 90-an, Fryda Lucyana, baru saja merilis video musik untuk single-nya yang berjudul Sumpahku. Lagu ini merupakan ciptaan seorang hits maker, Ryan Kyoto. Dirilis lewat akun YouTube resmi miliknya, video musik untuk single ini dipersiapkan secara khusus oleh Fryda, bahkan prosesnya hampir memakan waktu setahun.
“Tema video musik lagu ini sebenarnya bercerita tentang cinta abadi yang terus bersemayam di dalam hati, bahkan melampaui ruang dan waktu,” ungkap Fryda yang terlibat langsung dan berperan rangkap sebagai Executive Producer, melalui pesan whatsapp, Senin (22/5). “Video musik lagu ini juga mengisahkan perjuangan untuk berdamai dengan cinta yang masih tertambat di masa lalu,” lanjutnya.
Fryda mempercayakan penggarapan video musiknya kepada MTjung Production. Rumah produksi ini juga yang kemudian menggarap dua video musik sekaligus, termasuk single religi Fryda bertajuk "Rindu Ramadhan" yang rilis pada bulan Ramadan lalu. Pada proses kreatif dan produksinya, bahkan Fryda turut memikirkan sekaligus mendiskusikan konsep dan story board video musik, berkolaborasi dengan A.A. Setiawan, Creative Director.
Lewat video musik "Sumpahku" ini, Fryda yang popular dengan lagu Rindu ciptaan Eros Djarot pada era 90-an, ingin menebar keindahan artistik dan estetik, sekaligus menghidupkan kesadaran penikmat video musiknya untuk selalu merawat cinta. “Di video musik ini aku mengungkapkan juga kalau cinta itu menyatukan yang terserak, mendekatkan yang jauh, mengkaribkan dan memesrakan yang dekat, untuk sama-sama berkomitmen saling memuliakan,” jelas Fryda, yang sehari-hari bekerja di Sekretariat Negara.
Saat ini, Fryda juga tengah bersiap memproduksi single baru berikutnya dan akan merilis beberapa video baru yang menampilkan hits miliknya yang sebelumnya sudah banyak dikenal di kancah industri musik Indonesia, seperti "Rindu" (karya maestro Eros Djarot) dan "S'gala Rasa Cinta" (ciptaan almarhum Dorie Kalmas dan Fryda). “Saya mohon dukungan dari semua pencinta musik Indonesia agar dapat terus berkarya dan turut berbagi keindahan seni dalam khasanah musik Indonesia,” harap Fryda. (M-3)
Simak lirik lagu GO dari Blackpink (Album Deadline 2026). Lengkap dengan makna lagu tentang keberanian, ambisi, dan lirik bahasa Inggris-Korea.
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Narasi dalam lagu Angin Malam milik Orkes Bada Isya berangkat dari potret sederhana sepasang kekasih yang mulai menyadari adanya absurditas dalam hubungan mereka.
Sabrina Carpenter bercerita tentang insiden jatuh ke kaktus saat syuting video musik "Manchild", yang kini membawanya meraih enam nominasi Grammy, termasuk kategori Best Music Video.
Video musik Santa Calus Is Comin' to Town menampilkan sentuhan magis dengan karakter utama Laufey dan kelinci kesayangannya, Mei Mei The Bunny yang menantikan kedatangan Sinterklas.
Konsep MV Bertemu 5000 Detik milik Titi DJ dan Thomas Djorghi berangkat dari ide sederhana tentang ajakan bertemu teman dan menikmati makanan bersama.
Setelah tampil memukau di akhir pekan lalu, ONE OR EIGHT sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi GQ Hong Kong x Vogue Hong Kong Double Vision gala.
Di Ujung Waktu dari Namira Anjali berkisah tentang pertemuan dengan cinta yang terasa utuh dan dewasa, namun hadir pada situasi yang mustahil untuk dipersatukan.
Setelah sukses menyelesaikan tur BALLISTIK BOYZ LIVE TOUR 2025 IMPACT pada November lalu, grup ini kini memasuki fase artistik yang lebih berani namun tetap relevan.
Mengusung genre bittersweet pop, USOTSUKI dari STARGLOW menyajikan kontras yang unik antara aransemen musik yang ceria dengan lirik penuh penyesalan tentang cinta yang telah usai.
Dalam debutnya, EL CAPITXN berkolaborasi dengan dua nama besar: Taehyun dari TOMORROW X TOGETHER dan musisi asal Amerika Serikat, Jeremy Zucker.
Melalui Ms. I Thrift Everything, Hongjoin membawa pendengar kembali ke era musik Y2K yang hangat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved