Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYUTRADARAI waralaba film kenamaan seperti Indiana Jones bukanlah hal yang mudah. Namun, James Mangold menegaskan dirinya ingin menghadirkan versi terbaik dari film yang sebelumnya disutradarai oleh Steven Spielberg itu.
Mangold menggantikan posisi Spielberg di film kelima dan terakhir waralaba Indiana Jones, Indiana Jones and the Dial of Destiny, yang tayang perdana di Festival Film Cannes, Kamis (18/5).
"Spielberg adalah idola saya sepanjang hidup saya. Saya menonton Indiana Jones untuk pertama kali saat berusia 17 tahun. Ini adalah kursi yang sulit untuk diisi. Namun, ini juga adalah kesempatan yang luar biasa," ujar Mangold.
Baca juga : Harrison Ford Bersyukur Bisa Ambil Peran Sebagai Indiana Jones
Sutradara yang telah menelorkan Girl, Interupted, Walk the Line, dan Logan itu mengatakan film Indiana Jones and the Dial of Destiny itu merupakan, "Versi Steven terbaik yang saya bisa. Saya berusaha meniru mentor saya itu dalam bercerita. Namun, film ini tetap karya saya, bukan dia."
Baca juga : Film Indiana Jones Terbaru Lakukan Debut di Festival Film Cannes
Saat Hollywood dipadati film superhero, Mangold mengatakan film aksi tradisional tetap memiliki tempat.
"Saya rasa zamannya mungkin telah berlalu namun film jenis ini tetap menyegarkan bagi orang-orang. Terlebih saat semuanya harus bergerak dengan cepat tanpa memberi kesempatan bagi karakter maupun cerita untuk bernafas," ungkap Mangold.
Sementara itu, Spielberg memberikan pujian untuk film karya Mangold ini.
Baca juga : Film Terbaru Indiana Jones Puncaki Box Office
AFP/ANGELA WEISS--Sutradara Steven Spielberg
"Ini adalah film Indiana Jones yang amat sangat bagus," ujar Spielberg.
"Ketika film usai dan lampu dinyalakan, saya berkata, 'Sial, saya pikir saya adalah satu-satunya orang yang bisa membuat film semaacam ini," pungkas Spielberg. (AFP/Z-1)
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan latar penjara di film Ghost in the Cell bukan sekadar untuk membangun suasana seram, melainkan sebagai metafora kondisi masyarakat.
Produser dan sutradara kompak menyebut telah menyiapkan universe untuk Pelangi di Mars, baik itu berupa sekuel, prekuel ataupun spin-off.
Surat Untuk Masa Mudaku menyoroti perjalanan hidup karakter bernama Kefas, yang diperankan oleh Millo Taslim pada masa muda dan Fendy Chow saat beranjak dewasa.
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Topi fedora berwarna cokelat, yang memang dibuat khusus untuk film Temple of Doom itu terjual dalam sebuah pelelangan di Los Angeles, Kamis (15/8).
GEORGE Lucas, 80, pencipta waralaba film Star Wars dan Indiana Jones, menerima penghargaan Palme d'Or pada upacara penutupan Festival Film Cannes 2024, Sabtu (25/5).
Film kelima Indiana Jones itu meraup pendapatan sebesar US$60 juta.
Menurut Ford, pembuatan film Indiana Jones and the Dial of Destiny merupakan hal yang luar biasa.
Dial of Destiny menampilkan Indiana Jones yang terlihat lebih muda, serta karakter-karakter dari masa lalunya.
Aktor Harrison mengaku naskah Indiana Jones yang memukau membuatnya memutuskan memerakan sosok ikonik itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved