Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
Emma Watson belum kembali ke dunia perfilman sejak 2018. Terakhir kali, ia berakting dalam sinema besutan Greta Gerwig berjudul Little Women.
Ternyata, absennya pemeran Hermione dalam Franchise Harry Potter itu dari dunia akting bukan tanpa alasan.
Dalam sebuah wawancara, Watson mengaku kini tidak terlalu senang dengan profesinya sebagai aktris.
"Saya pikir saya merasa agak terkurung. Hal yang saya rasa sangat sulit adalah saya harus keluar dan menjual sesuatu yang benar-benar tidak dapat saya kendalikan," ujar Watson (3/5).
Baca juga: Mark Ruffalo dan Tokoh Film Lain Dukung Emma Watson soal Palestina
Ia merasa dirinya tidak mampu untuk menjadi wajah dan juru bicara untuk hal-hal yang tidak melibatkannya dalam sebuah proses.
"Saya dimintai pertanggungjawaban dengan cara yang membuat saya mulai merasa sangat frustasi, karena saya tidak punya suara," tutur bintang film Beauty and The Beast itu.
Baca juga: Ada Berapa Post-Credit Scene Guardians of The Galaxy Vol 3? Ini Kata James Gunn
Kendati demikian, ia mengaku tidak akan benar-benar mundur dari dunia perfilman. Jika ada proyek yang ia rasa sesuai dengan keinginannya, Watson siap untuk kembali terjun.
"Ya, tentu saja saya akan kembali. Tapi saya senang duduk dan menunggu hal yang benar berikutnya. Saya suka apa yang saya lakukan. Ini menemukan cara untuk melakukannya di mana saya tidak perlu membuat diri saya menjadi wajah dan orang yang berbeda. Bukankah itu masuk akal?," tandasnya. (Variety/Z-11)
Memulai debut layar lebarnya melalui Harry Potter and the Goblet of Fire pada 2005, Katie Leung mengaku bahwa saat itu ia berada dalam posisi yang sangat rentan.
Katie Leung bergabung dalam waralaba ini sejak film Harry Potter and the Goblet of Fire. Namun, ketenaran instan yang ia dapatkan justru dibarengi dengan serangan kebencian
Karakter Draco Malfoy, rival abadi Harry Potter dari asrama Slytherin, mendadak menjadi ikon tak terduga dalam perayaan Imlek 2026 di Tiongkok.
Diboyong oleh Singapore Street Festival yang bekerja sama dengan 54 Entertainment, konser ini menawarkan cara baru menikmati petualangan pertama Harry Potter di layar lebar.
Twilite Orchestra, salah satu orkestra terkemuka di Indonesia, didapuk untuk membawakan seluruh skor ikonik film Harry Potter and The Philosopher's Stone.
Daniel Radcliffe dan Tom Felton kembali bertemu di New York dalam pemutaran khusus Merrily We Roll Along.
Lagu Sikilku Iso Muni dibawakan langsung oleh dua aktor utama film Na Willa, yakni Luisa Adreena dan Azamy Syauqi.
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved