Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KARAKTER Draco Malfoy, rival abadi Harry Potter dari asrama Slytherin, mendadak menjadi ikon tak terduga dalam perayaan Imlek 2026 di Tiongkok. Popularitas tokoh yang diperankan oleh Tom Felton ini melonjak bukan karena aksi sihirnya, melainkan karena asosiasi namanya yang dianggap membawa keberuntungan luar biasa pada tahun Kuda ini.
Fenomena unik ini berakar dari pelafalan nama Mandarin Malfoy, yakni "Mǎ ěr fú". Dalam bahasa Mandarin, karakter pertama "Mǎ" (马) berarti kuda, sedangkan karakter terakhir "fú" (福) berarti keberuntungan atau berkah.
Penggabungan ini membuat nama Malfoy secara harfiah diasosiasikan sebagai "Kuda Pembawa Keberuntungan," sebuah kecocokan linguistik yang sempurna untuk menyambut tahun 2026.
Popularitas Malfoy tahun ini terasa semakin spesial karena faktor transisi shio. Tahun 2025 merupakan Shio Ular—identik dengan lambang asrama Slytherin tempat Malfoy bernaung—yang akan berakhir pada 16 Februari 2026. Transisi dari Tahun Ular ke Tahun Kuda menjadikan Malfoy sosok penghubung yang unik bagi para penggemar di Tiogkok.
Tren ini bermula dari platform media sosial Xiaohongshu pada pertengahan Januari lalu. Seorang penggemar membagikan desain Fúzì (dekorasi persegi merah simbol keberuntungan) namun dengan wajah Malfoy di tengahnya. Unggahan tersebut segera viral dan memicu gelombang kreativitas serupa di seluruh negeri.
Banyak penggemar kini memasang foto Tom Felton sebagai dekorasi Fúzì secara terbalik. Dalam tradisi Tiongkok, memasang simbol keberuntungan secara terbalik memiliki makna mendalam. Kata "terbalik" dan "tiba" dalam bahasa Mandarin memiliki pelafalan yang sama, yaitu "dào". Dengan membalik foto Malfoy, mereka menyiratkan doa bahwa keberuntungan (Mǎfú) akan segera tiba.
Demam Malfoy ini tidak hanya berhenti di media sosial, tetapi juga merambah ke pasar komersial. Di situs belanja daring, berbagai pernak-pernik seperti magnet kulkas dan pelindung ponsel bergambar Malfoy laku keras. Salah satu akun di Xiaohongshu bahkan melaporkan telah menjual lebih dari 5.000 buah magnet kulkas seharga 27 RMB (sekitar Rp65 ribu) per unit.
Fenomena ini rupanya sampai ke telinga sang aktor. Melalui akun Instagram pribadinya, Tom Felton mengunggah ulang konten yang memperlihatkan wajahnya terpampang di layar LED besar sebuah pusat perbelanjaan di Tiongkok. Layar tersebut bertuliskan pesan magis: "Kesadaran magis yang menarik seratus macam rezeki."
Harry Potter memang memiliki basis massa yang masif di Tiongkok. Sejak versi Mandarinnya dirilis pada 2000, media pemerintah memperkirakan buku-buku seri ini telah terjual hingga 200 juta eksemplar. Kini, lewat kekuatan internet dan permainan kata yang kreatif, Draco Malfoy telah bertransformasi dari seorang penyihir antagonis menjadi simbol kemakmuran bagi jutaan orang. (Ant/Z-1)
MENYAMBUT Tahun Baru Imlek 2026 yang identik dengan shio Kuda, Park 5 Simatupang menghadirkan package spesial bertajuk Horse New Year Staycation.
Jelang Jakarta Light Festival bertema Imlek di Trotoar
MENJELANG Imlek pada 17 Februari 2026 mendatang, pengurus Wihara Dharma Bakti di Kabupaten Sidoarjo melakukan kegiatan memandikan Rupang atau perwujudan patung para Dewa Dewi, Rabu (11/2).
Imlek adalah tentang kebersamaan, tentang duduk satu meja dengan orang-orang terkasih, menikmati hidangan istimewa, dan menciptakan kenangan yang berarti.
Pemilihan destinasi yang tepat diharapkan dapat memberikan pengalaman liburan yang lebih personal dan bermakna.
Diboyong oleh Singapore Street Festival yang bekerja sama dengan 54 Entertainment, konser ini menawarkan cara baru menikmati petualangan pertama Harry Potter di layar lebar.
Twilite Orchestra, salah satu orkestra terkemuka di Indonesia, didapuk untuk membawakan seluruh skor ikonik film Harry Potter and The Philosopher's Stone.
Daniel Radcliffe dan Tom Felton kembali bertemu di New York dalam pemutaran khusus Merrily We Roll Along.
Rupert Grint mengatakan bahwa ia sepertinya tidak akan pernah "keluar" dari bayang-bayang Ron Weasley, sekitar 14 tahun setelah perilisan film terakhir Harry Potter.
JK Rowling menanggapi komentar Emma Watson terkait isu identitas gender dengan sindiran tajam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved