Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Gary Iskak tidak mampu menyembunyikan rasa kagumnya kepada para petani setelah 'merasakan' menjadi seorang petani dalam film berlatar kisah budaya Gorontalo, Uti Deng Keke.
Gary mengakui berbagai ragam peran sudah dia mainkan, namun ada peran yang diimpikan tetapi belum juga terwujud, yakni jadi seorang petani. Menurut aktor berdarah Belanda itu, profesi petani adalah pekerjaan mulia yang kurang disukai generasi milenial.
Setelah hampir 23 tahun berkiprah di layar lebar, ujarnya melalui pesan elektronik, tidak sengaja Hartono Ko, produser film dari Gema Production menawarkan dirinya untuk terlibat di film yang bertajuk Uti Deng Keke. Peran yang disodorkan kepadanya merupakan, peran yang diimpikannya selama ini, yakni jadi seorang petani.
Baca juga: Dear David akan Tayang di Netflix pada 9 Februari
"Wah, peran yang ditawarkan peran impian saya selama ini, yakni jadi petani. Ya udah, langsung saya samber deh," kata pemain film D'Bijis itu.
Setelah syuting beberapa hari menjadi seorang petani, pria kelahiran Bogor, 10 Juli 1973 itu makin kagum bahkan salut dengan profesi petani.
"Bayangkan petani kerja dari pagi hingga sore, di bawah terik matahari tanpa mengeluh tapi hasilnya bisa dinikmati jutaan orang," ujar aktor pemeran pria terbaik dalam ajang penghargaan Indonesia Movie Actors Awards 2007 itu
Selain itu, yang membuat dirinya makin bersemangat berakting di film Uti Deng Keke bareng seniornya Roy Marten, Teguh Julianto, Mongol Stress, dan Rency Milano ini adalah ceritanya yang mengajarkan bagaimana hidup bertoleransi, menghargai kepercayaan dan agama orang lain.
"Menurut saya, cerita yang diangkat Uti Deng Keke keren karena mengedukasi generasi muda pentingnya hidup bertoleransi dan berdampingan dengan beragam suku dan agama. Saya pikir memberi pemahaman kepada generasi muda dan milenial tentang pentingnya hidup bertoleransi, sesuatu banget. Ini inspiratif, makanya saya mau terlibat di film Uti Deng Keke," ujar kerabat aktris era 1950an Indriati Iskak itu. (Ant/OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Mongol juga tengah berbahagia karena film yang ke-41 yang dibintanginya dengan judul Uti "Deng Keke" akan segera diputar di bioskop CGV mulai 26 Januari 2023.
"Bangga pastinya ada film produksi putra daerah yang memotret keindahan alam Manado dan Gorontalo dengan tema cerita yang jarang diminati."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved