Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Musisi Addie MS menilai upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan dalam rangka HUT RI di Istana Kepresidenan pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan gelaran paling seru dan meriah.
“Ini upacara paling seru, saya pernah di zaman Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri), zaman SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), zaman Gus Dur (Abdurrahman Wahid), tapi ini paling seru,” kata Addie MS di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, usai mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan.
Addie menyimpulkan hal itu berdasarkan beberapa kriteria, seperti dari pengemasan videografi dan sinematografi.
“Ada di layar, angle-angle-nya ada ucapan dari pilot, ada dari di dalam air, itu sinkron dengan di luar. Koordinasi luar biasa, tidak mudah harus diapresiasi siapapun yang buat konsep,” katanya.
Selain itu, terdapat juga pertunjukan anak-anak yang menyanyi. Salah satu hal yang paling meriah, kata Addie, adalah ketika para menteri ikut menari saat acara penutupan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi.
Di penutupan acara itu, penyanyi cilik Farel Prayoga memeriahkan suasana dengan menyanyikan lagu berjudul "Ojo Dibandingke”.
“Tadinya saya sungkan, saya foto Pak Prabowo (Menhan Prabowo Subianto), tapi Pak Prabowo begini-begini ya udah deh saya joget, sampai tadi malu karena saya enggak biasa tampil tapi ngeliat dari Pak Prabowo dan lainnya. Ibu Sri Mulyani (Menkeu Sri Mulyani Indrawati) juga ikut ya sudah deh,” ujarnya.
Addie melihat Upacara HUT RI di Istana pada Rabu ini berjalan sangat baik. Suasana formal upacara saat peringatan detik-detik proklamasi tetap berjalan khidmat, sementara acara santai dalam peringatan HUT RI ini juga berjalan dengan meriah.
“Acara santai, santainya bener. Ini sukses deh,” kata dia. (Ant/OL-12)
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Rendy Laks menghadirkan tiga single terbaru sekaligus yang berjudul “Berakhir Di Sini”, “Mahligai”, dan “Pengagum Rahasia.
“Kita bentuk caranya, misalnya dalam bentuk PNBP di bawah ekonomi kreatif. Setiap pencipta boleh mendaftarkan karyanya dan diverifikasi oleh ekonomi kreatif sehingga lebih clear,"
Melalui Chocolate, Papion dan Dept mengeksplorasi analogi cinta yang lebih kompleks: sebuah rasa yang mendewasakan karena mengandung unsur manis sekaligus pahit.
Melalui lagu Senyum Papa, Lindee Cremona memotret sosok ayah dari kacamata seorang anak; sosok yang kerap terlihat kuat dan selalu melempar senyum.
Menurut Dewi Gita, membuat soundtrack sulit karena penulis lagu harus menyesuaikan dengan cerita film serta tujuan dari film tersebut.
Marcell Siahaan sengaja membawakan lagu ini tanpa upaya untuk membesarkannya secara berlebihan.
Do What You Gotta, hasil kolaborasi dengan Sunset Rollercoaster, ditetapkan sebagai single utama dari EP terbaru PREP yang bertajuk One Day in the Sun.
Jakarta Concert Orchestra (JCO) kembali membuktikan daya tarik musik anime di panggung orkestra melalui konser bertajuk an Anime Symphony: Re-Awakening.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved