Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Ashton Kutcher merasa sangat bersyukur bisa kembali menjalani hidup dengan sehat dan produktif. Ia bersyukur masih bisa menjalani hidup dengan normal setelah sempat didiagnosa menderita penyakit autoimun.
Lelaki bernama lengkap Christopher Ashton Kutcher tersebut mengaku sempat mengalami beberapa gejala mengkhawatirkan akibat penyakit autoimunnya tersebut. Di antaranya hilangnya pendengaran, gangguan pengelihatan, hingga gangguan keseimbangan.
Gejala dan diagnosa tersebut ia dapatkan sekitar tiga tahun lalu. Akibat penyakitnya tersebut, Kutcher harus menjalani berbagai pengobatan dan terapi khusus untuk gejala yang dialami.
Baca juga: Zelensky Berterima Kasih Atas Donasi dari Mila Kunis dan Ashton Kutcher
“Ya benar saya mengalami episode vaskulitis langka sekitar 3 tahun lalu akibat autoimun. Saya mengalami masalah pendengaran, pengelihatan, hingga masalah keseimbangan. Tapi sekarang saya sudah sepenuhnya pulih. Sudah baik-baik saja,” ujar Kutcher, lewat akun Twitternya, @aplusk, Rabu (10/8).
Autoimun yang dideritanya menyebabkan vaskulitis atau peradangan pembuluh darah di beberapa bagian tubuh. Hal itulah yang membuat ia mengalami berbagai gangguan pada fungsi tubuh.
Pemain serial komedi That 70’s Show tersebut mengaku merasa beruntung bisa bertahan hidup. Ketika pertama kali mengetahui penyakitnya, ia sempat merasa khawatir akan kelangsungan hidupnya.
“Saya sangat beruntung bisa bertahan hidup. Saya juga sangat apresiasi tim medis yang sangat cekatan menolong saya,” ujar Kutcher.
Kutcher mengatakan, setelah melewati hari-hari yang menyiksa akibat penyakit autoimun, ia jadi lebih bisa menghargai makna kesehatan tubuh. Ia juga jadi lebih konsisten menjaga kesehatan dan menjalani pola hidup yang sehat.
“Kalian mungkin belum sepenuhnya mengapresiasi sesuatu hingga suatu saat hal itu hilang. Saya tidak pernah membayangkan bahwa suatu saat akan menjalani hidup tanpa pengelihatan, pendengaran, dan bahkan tak bisa berjalan. Itu semua membuat saya jadi lebih beryukur atas nikmat kesehatan,” ujar lelaki berusia 44 tahun tersebut.
Pengalamannya tersebut juga membuat ayah dua anak tersebut makin rajin melakukan berbagai kegiatan sosial. Salah satunya adalah dengan mengikuti berbagai kegiatan yang bertujuan untuk melakukan penggalangan dana.
Terakhir, bersama istrinya, Mila Kunis, Kutcher turut mengikuti kegiatan Ping Pong 4 Purpose di Los Angeles, AS. Acara tersebut bertujuan mengumpulkan dana yang akan disumbangkan ke berbagai tempat. Salah satunya untuk membantu pengobatan anak-anak penderita HIV di negara-negara Afrika. (OL-1)
Ashton Kutcher soroti obsesi kecantikan instan di tengah populernya obat Ozempic.
Soho House diakuisisi konsorsium senilai US$2,7 miliar yang dipimpin MCR Hotels dan Apollo. Ashton Kutcher bergabung ke dewan direksi klub eksklusif ini.
Aktor Ashton Kutcher, 45, membuat netizen terpesona dengan keromatisannya terhadap istrinya, Mila Kunis.
Dia bilang dia terkejut oleh selebritas yang memberinya tepuk tangan meriah.
Pasangan selebritas tersebut juga menjanjikan US$3 juta (Rp43 miliar) dari uang mereka sendiri.
Penderita diabetes umumnya menunjukkan empat gejala utama yang saling berkaitan, atau yang sering disebut sebagai gejala klasik 4P.
Stimulasi 40Hz setiap hari mampu menjaga fungsi kognitif pasien, bahkan menurunkan biomarker utama penyakit Alzheimer.
Memasuki tahun 2026, data menunjukkan pergeseran tren medis yang mengkhawatirkan: lonjakan signifikan kasus diabetes tipe 2 pada kelompok usia 20 hingga 30 tahun (Gen Z).
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Stroke yang dipicu oleh fibrilasi atrium cenderung lebih berat dibandingkan stroke pada umumnya.
Keempat penyakit tersebut adalah Avian Influenza (flu burung), Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV), Super Flu, dan infeksi virus Nipah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved