Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA personel grup idola J-pop JO1, Ohira Shosei dan Kimata Syoya, terpilih menjadi pengisi suara untuk serial anime terbaru berjudul Fanfare of Adolescence atau Gunjou no Fanfare.
Keduanya akan mengisi suara karakter mantan anggota grup idola Mr Doctor yang terkait dengan karakter utama Yu Arimura. Syoya menjadi aktor di balik suara tokoh Kosei Nambara, sementara Shosei mengisi suara karakter Masaki Azuma.
Kosei digambarkan sebagai sosok yang mampu membangkitkan semangat, di sisi lain Masaki justru karakter dengan kepribadian tenang.
Baca juga : Jelang Konser di Indonesia, JO1 Mengaku Bersemangat Sekaligus Gugup
Tidak hanya untuk karakter, JO1 juga berpartisipasi menyanyikan lagu tema pembuka dan penutup anime itu yakni Move the Soul dan Outsiders.
Lagu Outsiders hanya dinyanyikan Yonashiro Sho dan Kono Junki. Lagu ini menjadi proyek vokal Sawano Hiroyuki [nZk], sosok yang sudah berpartisipasi dalam berbagai anime, drama dan video musik seperti Advance Giant.
Fanfare of Adolescence berkisah tentang tiga anak laki-laki berusia 15 tahun yang pergi ke akademi balap kuda bergengsi untuk menjadi joki. Akademi itu 10-20 kali lebih sulit untuk dimasuki daripada kebanyakan sekolah. Calon siswa yang ingin masuk harus lulus tes akademik, fisik, dan kebugaran.
Baca juga : JO1 Rilis Album Equinox
Anime ini dijadwalkan tayang perdana pada 2 April 2022 di Jepang. Pratinjau perdana rencananya akan berlangsung di tiga kota di Jepang yakni Tokyo, Nagoya dan Osaka pada 21 Maret 2022.
Keterlibatan JO1 membawakan lagu tema anime diawali sejak 2021. Saat itu, mereka terpilih menyanyikan Prologue, lagu ending tema Boruto-Naruto Next Generation untuk beberapa episode.
Dalam berbagai penampilan, grup beranggotakan 11 personel itu sempat menyanyikan lagu itu. (Ant/OL-1)
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved