Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BAND pop-punk asal Australia, Stand Atlantic, mengumumkan album terbaru mereka F.E.A.R. siap dirilis pada 6 Mei 2022 mendatang melalui Hopeless Records.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Stand Atlantic meluncurkan single dan video musik terbaru mereka, Pity Party (feat. Royal & The Serpent).
Menghadirkan musisi pop alternatif asal Amerika Serikat (AS), Royal & The Serpent, Pity Party adalah sebuah kolaborasi antara dua pendatang baru paling bersinar di dunia rock alternatif saat ini.
Baca juga: Hindia dan Rayhan Noor Mengaku Deg-degan Buat Lagu untuk Armand Maulana
“Lagu ini sangat luar biasa. Jawabannya adalah ‘ya’ 1000% saat aku pertama kali mendengarnya,” ujar Royal & The Serpent.
“Aku senang bisa menjadi bagian dari lagu ini. Dengarkan lagu ini keras-keras sambil menurunkan jendela mobilmu dan teriakkan isi liriknya keras-keras untuk waktu yang seru,” lanjutnya.
Mengenai makna di balik lagu terbaru mereka, vokalis Stand Atlantic, Bonnie Fraser mengatakan, “Setiap hari selalu saja ada seseorang yang mengajak kita untuk tenggelam dalam kesengsaraan mereka — berharap kita dapat menyembuhkan mereka. Kadang kita harus memutuskan hubungan dengan orang-orang seperti itu karena mereka selalu ingin merugikan kita. Kita hanya bisa menyadari pengaruh yang mereka miliki terhadap kita setelah kita melepaskan mereka.”
Pendirian penuh kejujuran tanpa omong kosong tersebut terdengar sepanjang album F.E.A.R. (yang merupakan kependekan dari F*ck Everything And Run).
“F.E.A.R. adalah sebuah album antikonsep,” ujar Fraser. “Sebuah album yang mengatakan persetan dengan semua kisah ala Hollywood yang selalu dielu-elukan banyak musisi.”
Fraser bahkan ingin menjelaskan bahwa ia tidak ingin dirinya menjadi subjek yang diidolakan.
“Jika kamu berpikir bahwa aku ada seseorang yang kreatif dan penuh visi, aku kenyataannya bukan,” ujarnya. “Aku menolak diabadikan sebagai sesuatu selain koleksi emosi yang tidak stabil, irasional, dan haus akan oksigen yang ditulis di sebuah halaman agar aku dapat bernapas.”
Dua single Stand Atlantic sebelumnya, Deathwish dengan Nothing, Nowhere dan Molotov [OK] mengambil perhatian dunia dan telah didengarkan lebih dari 13 juta kali di berbagai platform.
Stand Atlantic merilis album Pink Elephant pada 2020 dan Indonesia saat ini berada di posisi #6 di daftar Top Countries mereka. (RO/OL-1)
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
Baru seumur jagung, pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar kandas di meja hijau. Simak fakta persidangan dan jadwal sidang lanjutannya di sini.
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Album terbaru Stand Atlantic itu menyelami sisi gelap band tersebut sekaligus memperdengarkan evolusi musikalitas mereka selama ini.
Stand Atlantic adalah sebuah grup yang tidak peduli akan ekspektasi atau narasi yang orang-orang harapkan dari mereka.
Stand Atlantic berkolaborasi dengan band metalcore Polaris untuk sebuah single yang memperlihatkan mereka bergerak ke sisi yang lebih gelap dibandingkan single-single mereka sebelumnya.
Lagu terbaru Stand Atlantic itu juga ditemani dengan sebuah video klip yang menyoroti kekompakan para personel Stand Atlantic dengan satu sama lain.
Single kolaborasi bertabur bintang itu dirilis bersamaan dengan pengumuman album terbaru mereka, Was Here, yang akan dirilis pada 23 Agustus mendatang lewat Hopeless Records.
Aku sering kali disarankan untuk tidak membalas hate comment yang ada di internet, jadi aku menulis lagu ini mengenai responku terhadap hal tersebut ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved