Selasa 05 Oktober 2021, 12:46 WIB

William Shatner akan Terbang ke Luar Angkasa

Basuki Eka Purnama | Hiburan
William Shatner akan Terbang ke Luar Angkasa

AFP/JOSH EDELSO
Aktor William Shatner

 

PERUSAHAAN roket milik Jeff Bezos, Blue Origin, Senin (4/10) waktu setempat, mengkonfirmasi aktor William Shatner, yang memerankan karakter Kapten James T Kirk dalam Star Trek: The Original Series, akan terbang ke luar angkasa pada 12 Oktober dengan menumpang roket milik perusahaan itu.

"Saya sudah lama mendengar tentang luar angkasa. Saya mengambil kesempatan untuk melihatnya sendiri. Sungguh keajaiban," kata aktor Kanada berusia 90 tahun itu dalam sebuah pernyataan,  Selasa (5/10). 

Shatner akan menjadi astronot tertua yang pernah ada.

Baca juga: Britney Spears Berterima Kasih pada Penggemar Setelah Berhasil Terbebas dari Perwalian Ayahnya

Serial televisi fiksi ilmiah Star Trek ditayangkan hanya tiga musim mulai 1966, tetapi sangat berpengaruh dalam budaya populer dan telah melahirkan lebih dari selusin film dan beberapa seri lanjutan.

Serial Star Trek terkenal karena visi utopis penciptanya, Gene Rodenberry, yang membayangkan masa depan, tepatnya pada abad ke-23, umat manusia telah mengesampingkan perpecahan dan konflik untuk bersatu dengan peradaban penjelajah ruang angkasa yang damai.

Di dalam serial tersebut, Shatner, yang berperan sebagai Kirk, memimpin pesawat USS Enterprise dalam misi lima tahun untuk menjelajahi dan mencari peradaban baru atau tempat yang belum pernah dikunjungi orang sebelumnya.

Perjalanan Shatner yang sebenarnya ke luar angkasa akan jauh lebih singkat, yakni sekitar 10 menit, dalam penerbangan yang akan membawa awak tepat di luar garis Karman atau 100 kilometer di atas permukaan laut.

Blue Origin juga mengumumkan identitas penumpang yang tersisa, yakni Audrey Powers selaku wakil presiden operasi misi dan penerbangan perusahaan. 

Ia bekerja sebagai insinyur selama hampir satu dekade sebelum akhirnya menjadi pengacara.

Sebagai insinyur panduan dan kontrol, Powers adalah pengontrol penerbangan untuk badan antariksa AS NASA dengan 2.000 jam waktu konsol dalam kontrol misi untuk Program Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Dalam penerbangan sub-orbital ini, mereka akan bergabung dengan Chris Boshuizen, yang pernah menjadi insinyur NASA dan salah satu pendiri Planet Labs, serta Glen de Vries yang merupakan salah satu pendiri platform penelitian klinis Medidata Solutions. (Ant/OL-1)

Baca Juga

MI/HO

The Aces Bercerita Soal Cinta tak Berbalas di Video Klip Girls Make Me Wanna Die

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 30 Juni 2022, 08:30 WIB
Sama seperti inspirasi di balik lagu Girls Make Me Wanna Die, video klip lagu tersebut menceritakan seorang perempuan yang jatuh cinta...
AFP/ANDER GILLENEA

Woody Allen Mengaku akan Segera Pensiun Sebagai Sutradara

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 30 Juni 2022, 08:00 WIB
Sutradara pemenang empat Piala Oscar ini berkali-kali membantah tuduhan pelecehan seksual terhadap putri adopsinya, Dylan Farrow, pada...
AFP/KAMIL KRZACZYNSKI

R Kelly Divonis 30 Tahun karena Kejahatan Seksual

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 30 Juni 2022, 05:42 WIB
September lalu, Kelly diputuskan bersalah atas sembilan dakwaan, termasuk yang paling serius kejahatan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya