Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Gempar! Sony Lepaskan Kendali Bisnis TV ke TCL

Intan Safitri
21/1/2026 16:15
Gempar! Sony Lepaskan Kendali Bisnis TV ke TCL
Ilustrasi Tv Sony-TCL(Dok. Pocket-lint)

KABAR mengejutkan datang dari industri elektronik global. Sony Group Corp. resmi melepas kendali mayoritas bisnis televisinya kepada TCL Electronics, perusahaan asal Tiongkok yang selama ini dikenal agresif di pasar TV global. Dalam kesepakatan tersebut, TCL mengakuisisi 51 persen saham unit bisnis TV dan home audio Sony, sementara Sony mempertahankan 49 persen saham sebagai pemegang minoritas.

Langkah ini menandai perubahan besar bagi Sony, perusahaan yang selama puluhan tahun identik dengan televisi premium dan inovasi layar.

Bravia tidak Hilang, Tapi tak Lagi Sepenuhnya Sony

Salah satu pertanyaan terbesar publik adalah soal nasib Bravia, lini TV legendaris Sony. Dalam struktur baru ini, merek Sony dan Bravia tetap akan digunakan pada produk televisi yang dipasarkan secara global. Namun, kendali operasional kini berada di tangan TCL sebagai pemegang saham mayoritas.

Artinya, TCL akan menangani pengembangan produk, manufaktur, distribusi, hingga layanan purna jual, sementara Sony tetap berkontribusi di sisi teknologi pemrosesan gambar dan audio, dua area yang selama ini menjadi kekuatan utama mereka .

Alasan Sony Mundur dari Garis Depan

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Bisnis TV global dikenal sebagai sektor dengan margin tipis dan persaingan brutal. Produsen seperti Samsung, LG, Hisense, Xiaomi, dan TCL terus menekan harga dengan skala produksi besar.

Dalam beberapa tahun terakhir, pangsa pasar TV Sony terus menyusut dan tidak lagi menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan. Dengan melepas kendali mayoritas, Sony secara terbuka ingin mengurangi risiko finansial dan memfokuskan sumber daya ke bisnis yang lebih menguntungkan, seperti film, musik, sensor kamera, dan PlayStation .

TCL Ambil Alih, Posisi di Pasar Makin Kuat

Bagi TCL, akuisisi ini adalah langkah strategis besar. Perusahaan ini sudah menjadi salah satu produsen TV terbesar di dunia dengan keunggulan di efisiensi produksi dan penguasaan rantai pasok panel layar.

Dengan menggenggam kendali bisnis TV Sony, TCL tidak hanya mendapatkan skala tambahan, tetapi juga nilai merek premium yang selama ini melekat pada Sony Bravia. Kombinasi reputasi Sony dan kekuatan manufaktur TCL berpotensi mengubah peta persaingan TV global dalam beberapa tahun ke depan .

Apa Dampaknya bagi Konsumen?

Untuk konsumen, perubahan ini tidak langsung terasa dalam jangka pendek. Sony dan TCL menegaskan bahwa kualitas, standar teknis, dan dukungan produk Bravia akan tetap dipertahankan. Namun, dalam jangka panjang, konsumen kemungkinan akan melihat perubahan strategi harga, lokasi produksi, dan pendekatan produk, seiring meningkatnya peran TCL di balik layar.

Beberapa analis menilai langkah ini bisa membuat TV Bravia menjadi lebih kompetitif secara harga, meski tetap membawa identitas Sony.

Era Baru Sony di Industri TV

Kesepakatan ini menegaskan satu hal bahwa Sony tidak sepenuhnya keluar dari bisnis TV, tetapi memilih mundur dari posisi pengendali utama. Fokus perusahaan kini jelas bergeser ke ekosistem hiburan dan teknologi bernilai tinggi.

Sementara itu, TCL semakin mengukuhkan diri sebagai pemain dominan di industri televisi global. Bagi pasar, ini bukan sekadar transaksi bisnis, melainkan tanda perubahan era dalam industri TV yang selama ini didominasi merek Jepang dan Korea.

(Newsshooter, The Register, Engadget/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya