Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
EMPAT puluh tahun sejak merilis album solo pertamanya, Fun In Space, Roger Taylor merilis albium solo terbarunya, Outsider, 1 Oktober lalu, dengan kemasan dan sudut pandang yang berbeda.
"Anda tahu, sangat sulit untuk duduk dan melihat diri sendiri dalam perspektif yang berbeda, saya merasa sangat sulit untuk menilai diri saya sendiri" kata Taylor kepada Billboard.com melalui Zoom dari Inggris.
"Mungkin saya lebih tua, lebih bijaksana. Saya sebenarnya berpikir mungkin saya hanya tumbuh dewasa, bahwa seluruh suasana album ini lebih dewasa daripada yang mungkin saya lakukan sebelumnya, mungkin sedikit lebih canggih dari sebelumnya,” lanjutnya.
Baca juga: Roger Taylor Sebut Lambert Layak Dapat Kesempatan Rekam Lagu Queen
Saat pandemi covid-19, album itu lahir ketika Taylor dan istrinya "terkunci" di tepi pantai di Cornwall, kunjungan tiga hari yang direncanakan berubah menjadi empat bulan karantina.
Situasi itu melahirkan sebuah lagu berjudulIsolation dan tidak lama kemudian Taylor keluar dan berlari, menyusun materi yang dia bawa kembali ke studio rumahnya di Surrey.
Dia menambahkan beberapa lagu lama seperti Absolutely Anything, yang dia ciptakan untuk komedi romantis 2015 dengan judul yang sama, campuran lagu baru dari kolaborasinya Foreign Sand dengan Yoshiki (30 hit Inggris teratas selama 1994), dan sebuah sampul The Clapping Song Shirley Ellis, yang juga direkam Belle Stars pada 1982.
"Itu datang pada waktu yang tepat, hanya semacam kemandirian dan sedikit inspirasi," kenang Taylor, yang memproduseri dan merekam Outsider hanya dengan sedikit bantuan dari teman-temannya, termasuk KT Tunstall pada single We're All Just Trying to Get By.
Outsiders memiliki banyak alur dan suasana hati, dengan sapuan eklektik dari pembuka Tides hingga More Kicks yang menghentak dan rock funky dari Gangsters Are Running This World Purple Version, pendamping yang lebih melodik, rasa New Wave dari trek saudaranya.
Journey's End, yang dirilis Taylor empat tahun lalu, mengakhiri Outsider dengan nada reflektif yang panjang dengan beberapa sentuhan gitar yang enak.
"Sekitar 20 tahun terakhir saya benar-benar baru saja menulis untuk saya karena, Anda tahu, Queen belum merilis sesuatu yang baru," catat Taylor, yang memulai tur Inggris pada 2 Oktober. mungkin menulis sesuatu dan berkata, "Oh, itu akan bekerja dengan baik dengan Queen,' tetapi tentu saja saya selalu bekerja dengan suara Freddie Mercury, jadi itu akan berbeda. Sekarang hanya saya," pungkasnya. (OL-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Penampilan Benson Boone di Coachella 2024 menjadi sorotan bukan hanya karena duet dengan gitaris Queen, Brian May, juga karena reaksi dingin penonton terhadap momen ikonik itu.
Gitaris Queen Brian May mengungkapkan ia baru saja mengalami stroke yang membuatnya tidak dapat menggerakkan satu lengannya.
Brian May, gitaris legendaris dari Queen, baru-baru ini mengungkapkan ia mengalami serangan stroke ringan sekitar seminggu yang lalu.
Adam Lambert memastikan akan menjaga warisan mendiang Queen Freddie Mercury agar tetap hidup saat tampil bersama Queen.
Kehadiran AI dikhawatirkan akan mengaburkan karya musik yang dihasilkan manusia dan bukan.
“Barang pribadi Freddie, tulisan yang menjadi bagian dari Queen dan lainnya akan dilelang. Semua itu akan hilang selamanya. Saya tidak bisa melihat ini."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved