Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
GITARIS band legendaris Queen, Brian May, mengabarkan kondisi kesehatannya kepada penggemar. May mengungkapkan ia baru saja mengalami stroke yang membuatnya tidak dapat menggerakkan satu lengannya.
Melalui Instagram, gitaris itu berbagi cerita tentang masalah kesehatannya, sekaligus mengonfirmasi bahwa ia juga sedang dalam tahap pemulihan.
"Pertama-tama, saya di sini untuk menyampaikan beberapa berita, saya rasa. Kabar baiknya adalah saya bisa bermain gitar setelah kejadian beberapa hari terakhir," ungkap May, dikutip dari laman NME, Rabu (4/9).
Baca juga : Gitaris Queen, Brian May, Mengungkapkan Pengalaman Serangan Stroke Ringan
"Saya mengatakan ini karena saya ragu, karena ada sedikit masalah kesehatan yang terjadi sekitar seminggu yang lalu. Mereka menyebutnya 'stroke ringan',” sambungnya.
May juga memamparkan penyakit itu menyerang dirinya secara tiba-tiba sehingga membuatnya kehilangan kendali atas salah satu lengannya.
"Agak menakutkan. Saya mendapatkan perawatan dan perhatian yang luar biasa dari Rumah Sakit Frimley, lampu biru menyala di seluruh tempat, sangat mengasyikkan,” tutur May.
Baca juga : Brian May Khawatir dengan Kehadiran Artificial Intelligence
Dalam pernyataannya, gitaris Queen itu juga mengaku baru mengabarkan kondisi kesehatannya setelah dirinya dalam tahap pemulihan.
Menurutnya, ketika stroke itu sedang menyerang tubuhnya lalu ia ceritakan, maka hal demikian dapat menghambat proses pemulihan.
"Saya tidak ingin mengatakan apa pun saat itu karena saya tidak ingin ada yang mengganggu, saya benar-benar tidak ingin simpati. Tolong jangan lakukan itu, karena itu akan memenuhi kotak masuk saya, dan saya benci itu. Kabar baiknya adalah saya baik-baik saja," tegas May.
Baca juga : Brian May Berikan Pesan Menyentuh Tentang Freddie Mercury
Meski kondisinya tampak jauh lebih baik, ia mengungkapkan bahwa ia diminta menghindari banyak aktivitas sehari-hari hingga ia pulih sepenuhnya.
"Saya baik-baik saja dan melakukan apa yang diperintahkan, yang pada dasarnya tidak ada apa-apa. Saya dilarang keluar rumah, tidak boleh menyetir, tidak boleh naik pesawat, tidak boleh menaikkan detak jantung terlalu tinggi. Namun, saya baik-baik saja,” jelas dia.
Hingga saat ini, belum ada keterangan secara rinci mengenai kapan sang gitaris itu bisa segera pulih sepenuhnya.
Sebelumnya, pada awal tahun ini, Queen baru saja menyelesaikan serangkaian jadwal tur di Jepang dengan Adam Lambert sebagai vokalis.
Saat ini, grup band legendaris itu belum memiliki jadwal tur lainnya, yang berarti sang gitaris akan memiliki banyak waktu untuk masa pemulihannya. (Z-1)
Penampilan Benson Boone di Coachella 2024 menjadi sorotan bukan hanya karena duet dengan gitaris Queen, Brian May, juga karena reaksi dingin penonton terhadap momen ikonik itu.
Brian May, gitaris legendaris dari Queen, baru-baru ini mengungkapkan ia mengalami serangan stroke ringan sekitar seminggu yang lalu.
Adam Lambert memastikan akan menjaga warisan mendiang Queen Freddie Mercury agar tetap hidup saat tampil bersama Queen.
Kehadiran AI dikhawatirkan akan mengaburkan karya musik yang dihasilkan manusia dan bukan.
“Barang pribadi Freddie, tulisan yang menjadi bagian dari Queen dan lainnya akan dilelang. Semua itu akan hilang selamanya. Saya tidak bisa melihat ini."
Alih-alih narasi perpisahan yang penuh amarah atau pertikaian, lagu Berjarak dari Cocolite memotret fase persimpangan ketika dua orang yang saling mencintai mulai merasa lelah dan bimbang.
Cakra Khan menilai bahwa setiap komposisi lahir dari tujuan dan makna mendalam yang tidak boleh luntur begitu saja.
Keberhasilan ini membawa Work dari No Na langsung melesat ke posisi puncak Trending YouTube Music Indonesia dan peringkat pertama iTunes Indonesia.
Lagu Born in February dari WUSS merupakan narasi perlawanan terhadap stigma bahwa menjadi yang kedua berarti menjadi bayangan atau pengganti.
Sebagai pemenang Grand Prix dari 48.000 peserta, LIL LEAGUE kini memosisikan diri sebagai representasi energi segar bagi generasi baru pop Jepang.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved