Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
EVP PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Regional 6 Rijanto Utomo mengatakan bahwa akselerasi digital dapat mendorong geliat industri musik dan pertunjukan di Tanah Air walaupun masih dalam situasi pandemi COVID-19, yang tidak memungkinkan untuk menghelat konser secara luring.
"Ini menunjukkan bahwa pandemi bukan halangan untuk terus belajar dan berkarya. Ini adalah upaya membiasakan new normal dengan cara baru," kata Rijanto dalam jumpa pers "Borneo Goes To Prambanan Jazz Virtual Festival" yang dihelat secara daring, Kamis (5/8).
"Kami sebagai BUMN juga memiliki bantuan lewat solusi digital, memberikan sarana untuk teman-teman yang menyukai musik, lewat festival yang bisa kita lakukan secara online. Harapannya, ini bisa memacu musisi dan masyarakat umum untuk memberikan karya tanpa batas. Kami men-support penuh," ujarnya melanjutkan.
Menambahkan, Direktur Utama Metranet, anak perusahaan Telkom, Didik Budi Santoso, berpendapat bahwa akselerasi digital memiliki dampak yang begitu luas bagi berbagai sektor, mulai dari ekonomi, sosial, budaya, hingga seni hiburan termasuk musik. Beberapa inovasi digital di dunia musik antara lain kehadiran layanan musik digital (digital music platform) hingga konser virtual yang semakin awam.
Telkom sendiri melalui IndiHome, kanal I-Konser UseeTV dan Rajawali Indonesia siap untuk menggelar "Borneo Goes to Prambanan Jazz Virtual Festival" pada 11-12 September.
"Situasi saat ini, digital music platform men-drive cukup banyak teman-teman di industri musik. Lalu, ada situasi penyediaan platform konser (daring). Konser sendiri dulunya menjadi salah satu revenue bagi musisi. Namun, melihat situasi saat ini, kita sepakat bikin inisiasi bersama Prambanan Jazz Festival yang dihelat virtual," jelas Didik.
Ia pun berharap, teknologi dan digitalisasi yang terus berkembang dapat dimanfaatkan dengan maksimal untuk mendukung seniman agar tetap berkarya, dan masyarakat bisa terus berpartisipasi sekaligus mendapatkan hiburan di masa pandemi.
"Telkom melayani masyarakat lewat digital connectivity, namun juga digital platform dan digital service. Tanggung jawab kami untuk mengakselerasi digitalisasi masyarakat, membangun kapabilitas lokal, dan memberikan kesempatan yang sama. Kita mencari ide untuk membangun percepatan digital di semua sektor termasuk musik," kata Didik. (Ant/OL-12)
Makna merupakan salah satu lagu paling personal dalam album penuh Adikara yang bertajuk Klise, yang sebelumnya telah menyapa pendengar pada 30 Mei 2025 lalu.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Lagu Diam Seribu Diam dari Daun Jatuh dan Syiqin Azln membawa pendengar menyelami sisi rapuh sebuah hubungan.
Melalui Static Mind, Blind Phase mencoba memotret kondisi mental yang penuh kebisingan, sebuah situasi di mana pikiran terus berputar di antara fluktuasi emosi tanpa jeda.
Nama Theresa Kusumadjaja bersanding dengan jajaran sineas dan musisi global dalam kategori yang sangat kompetitif, yakni Best Music Video.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Di kampusnya di New York, Azel juga mengasah kemampuannya sebagai produser dan penulis lagu.
Patras terinspirasi dari band-band seperti The Killers, The Smiths, The Cure, dan juga Slowdive.
Keramas Aero Park sebagai tempat acara merupakan lokasi yang strategis karena bisa menjangkau lebih banyak para audiens dari lintas kota, tidak hanya dari Gianyar.
Mini konser Ungu ini sekaligus menjadi momen bagi Crane Lounge Jakarta untuk mengenalkan konsep lounge terbarunya.
Festival musik metal Hammersonic 2024 yang dipromotori Ravel Entertainment tersebut digelar di Pantai Carnaval Ancol, Jakarta, 4-5 Mei lalu.
Dino Hamid memproduksi konser di tengah hamparan salju di tengah suasana panas Indonesia dengan dipromotori JXB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved