Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
JASON Momoa nampaknya tidak suka pertanyaan terkait adegan kekerasan seksual di Game of Thrones. Hal itu terlihat dalam sesi wawancara terbarunya dengan David Marchese seperti dilansir situs uproxx.
Dalam wawancara terbaru itu, Marchese berbicara dengan Momoa untuk New York Times Magazine.
Sesi wawancara tersebut diawali dengan normal hingga kemudian aktor yang berperan sebagai Aquaman itu ditanyai tentang adegan kekerasan seksual di Game of Thrones, kala dia berperan sebagai panglima perang Dothraki, Khal Drogo, dan apakah dia memiliki pemikiran “berbeda hari ini” tentang adegannya dengan Daenerys Targaryen.
Baca juga: Kit Harington Ungkap Momen Paling Berkesan di Game of Thrones
“Yah, penting untuk menggambarkan Drogo dan gayanya. Kamu memerankan seseorang yang seperti Genghis Khan,” jawab Momoa. “Itu adalah hal yang sangat, sangat, sangat sulit untuk dilakukan. Tapi tugas saya adalah memainkan sesuatu seperti itu, dan itu bukan hal yang baik, dan karakter itu memang seperti itu. Bukan tugas saya untuk pergi, 'Apakah saya tidak akan melakukannya?' Saya tidak pernah benar-benar ditanya tentang 'Apakah Anda menyesal memainkan peran?' Kami akan mengatakannya seperti ini: Saya sudah melakukannya. Tidak melakukannya lagi.”
Dari titik tersebut, jawaban Momoa terhadap Marchese menjadi singkat. Contohnya, ketika Momoa diminta mengartikulasikan lebih lanjut tentang visi yang dia miliki untuk Aquaman, Momoa hanya menjawab “tidak”.
Marchese: ‘Anda mengatakan Anda memiliki visi untuk seluruh totalitas Aquaman. Apakah Anda dapat mengartikulasikan visi itu untuk saya?’
Momoa: ‘Tidak.’
Marchese: ‘Oh, man.’
Momoa: ‘Maaf.’
Kemudian, ketika Marchese bertanya tentang penelitian untuk film Netflix Sweet Girl yang menonjol baginya, Momoa menjawab, "Saya tidak benar-benar ingin berbicara tentang hal besar sekarang."
Itu menandakan akhir wawancara untuk Marchese, yang kemudian berkata, “Oke, saya kira kita sudah selesai. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk berbicara dengan saya.”
Tapi Momoa punya satu hal lagi untuk dikatakan, “Ya, dan aku ingin mengemukakan sesuatu yang meninggalkan perasaan buruk untukku. Ketika Anda membahas Game of Thrones, Anda membicarakan hal-hal tentang apa yang terjadi dengan karakter saya dan apakah saya akan melakukannya lagi. Aku kesal saat kau menanyakan itu padaku. Rasanya menjijikkan — meletakkannya pada saya untuk menghapus sesuatu. Seolah-olah seorang aktor bahkan punya pilihan untuk melakukan itu. Kami benar-benar tidak diizinkan melakukan apa pun. Ada produser, ada penulis, ada sutradara, dan Anda tidak boleh masuk dan berkata, 'Saya tidak akan melakukan itu karena ini tidak halal sekarang dan tidak tepat dalam iklim politik.' Itu tidak pernah terjadi. Jadi itu pertanyaan yang terasa menjijikkan. Aku hanya ingin kau tahu itu.” (OL-1)
Bercinta Dengan Maut
Serial drama Korea Siren’s Kiss menyoroti kisah penuh intrik antara seorang penyelidik asuransi dan seorang perempuan misterius yang berada di pusat pusaran kematian.
Demi menghidupkan karakter utama di serial Algojo, Arya rela menghabiskan waktu selama dua bulan untuk mendalami teknik bela diri dan melakukan riset mendalam ke sisi kelam dunia jalanan.
Sejak episode perdana Shine On Me, chemistry emosional yang kuat antara keduanya menjadi daya tarik utama yang memikat penonton untuk terus mengikuti perkembangan cerita.
Serial Algojo menjadikan wilayah Jakarta Utara sebagai arena utama pertarungan moral dan fisik para karakternya.
Menyusul kesuksesan musim pertamanya, babak baru dalam kehidupan detektif Alex Cross ini dijadwalkan tayang perdana secara global pada 11 Februari 2026.
Ponsel Realme 15 Pro Game of Thrones Limited Edition menghadirkan desain megah dengan sentuhan inovatif.
Body dari perangkat Realme 15 Pro Game of Thrones juga memiliki aksen hitam dan emas dengan motif naga berukir nano
Tom adalah sosok di balik layar yang menulis beberapa pidato ikonik Jokowi, termasuk pidato "Game of Thrones" yang disampaikannya dalam pertemuan IMF dan Bank Dunia 2018
Kabar mengenai jadwal tayang Season 3 tentu menjadi perhatian para penggemar setia yang tidak sabar untuk kembali menyaksikan kisah epik dari dunia Westeros.
Aktor Ralph Ineson, yang dikenal dengan film bergenre seperti The Witch dan Game of Thrones, sedang dalam pembicaraan untuk memerankan tokoh jahat di Fantastic Four dari Marvel Studios.
Ian Gelder, yang terkenal atas perannya sebagai Kevan Lannister dalam "Game of Thrones," meninggal dunia pada usia 74 tahun
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved