Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 1.500 seniman, termasuk Ed Sheeran, Paul McCartney, Rolling Stones, Dua Lipa hingga Coldplay, mengeluhkan sepinya industri hiburan panggung atau konser "live" yang disebabkan Covid-19, sehingga mereka mendesak pemerintah Inggris untuk bertindak.
Eric Clapton, Sam Smith, Rod Stewart, Liam Gallagher, hingga Iron Maiden turut meneken surat terbuka yang menggarisbawahi redupnya industri hiburan yang turut mengancam kehidupan para pekerjanya.
Mereka mengutip penelitian baru yang menunjukkan bahwa pertunjukan musik live berkontribusi untuk perekonomian Inggris, serta menciptakan 210.000 pekerjaan pada tahun lalu.
"Musik live Inggris merupakan hasil sosial, budaya, dan ekonomi terbesar di Inggris dalam dekade terakhir," tulis mereka dalam surat kepada menteri kebudayaan dan olahraga Inggris, Oliver Dowden, dilansir AFP pada Kamis (2/7).
"Jarak sosial tanpa akhir, ditambah belum disepakatinya dukungan keuangan dari pemerintah, maka masa depan konser dan festival serta ratusan ribu orang yang bekerja di dalamnya tampak suram," lanjut pernyataan dalam surat terbuka itu.
Pemerintah Inggris memang telah melonggarkan anjuran untuk tetap berada di rumah bagi warganya. Namun pusat hiburan live tetap ditutup, sementara restoran dan museum diizinkan beroperasi pada akhir pekan ini.
"Sampai bisnis-bisnis itu dapat beroperasi lagi, paling memungkinkan pada awal 2021, dukungan pemerintah akan sangat penting untuk mencegah kebangkrutan massal dan akhir dari industri terkemuka di dunia ini," kata surat itu.
Industri hiburan meminta pemerintah menyiapkan timeline yang jelas untuk membuka tempat-tempat itu.
"Pertunjukan yang luar biasa tidak terjadi tanpa tim yang luar biasa di belakang panggung, tetapi mereka semua akan berhenti bekerja kecuali kita bisa kembali ke sana melakukan apa yang kita sukai," kata Gallagher, demikian AFP. (OL-12)
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Adanya hewan hidup dan hewan yang baru disembelih di area yang sama meningkatkan paparan cairan tubuh dan feses yang mengandung virus.
Ahli epidemiologi Michael Osterholm memperingatkan dunia agar bersiap menghadapi pandemi mematikan berikutnya.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved