Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
LENGKINGAN gitar Nuno Bettercourt, betotan bas Pat Badger, pukulan drum Kevin Figueiredo, dan suara energik Gary Cherone membawakan lagu Monster berhasil membuat energi penonton di Stadion Kridosono meledak. Lebih dari satu jam, grup band Extreme menampilkan lagu-lagu andalan mereka, Minggu (3/11) malam.
Selain Monster, ada 12 lagu lainnya yang dibawakan, yaitu Kid Ego, Play, Midnight, More Than Words, Hole Hearted, hingga Cupids Dead. Walau rintik hujan turun, para penonton tetap bertahan menyaksikan band asal negeri Paman Sam tersebut selesai. Salah satu lagu yang ditunggu-tunggu dan sangat populer di Indonesia tentu saja More Than Words. Lagu yang dirilis tahun 1990-an itu pun telah dinyanyikan ulang oleh banyak musisi dunia.
Usai Extreme, giliran Power Trip menghangatkan suasana Jogja yang sedang gerimis. Sekitar 10 buah lagu dari dua album yang sudah mereka rilis berhasil dibawakan oleh Riley Gale (vokal), Chris Ulsh (drum), Chris Whetzel (bass), Blake 'Rossover' Ibanez (gitar) dan Nick Stewart (gitar). Lagu-lagu yang dibawakan, seperti Soul Sacrifice, Executioners Tax, Firing Squad, dan Nightmare Logic. Sekitar 8.700 orang penonton pun puas menyaksikan gelaran Jogjarockarta.
Sebelum penampilan Extreme dan Power Trip, penonton juga sudah dihibur dengan band-band dalam negeri, seperti Jamrud, Edane, NTRL + Bimo, Tumenggung, Trojan, Down for Life, dan ILP.
CEO Rajawali Indonesia sekaligus Founder Jogjarockarta Festival, Anas Syahrul Alimi mengatakan, berkat kehadiran Extreme, Power Trip dan beberapa musisi rock Indonesia, Jogjarockarta 2019 bisa sesuai harapan.
Bagus Dhanar Dhana, bassis sekaligus vokalis dari NTRL menilai, festival musik rock yang mendatangkan musisi rock internasional dinilai bisa lebih menggairahkan dunia musik rock Tanah Air.
"Mungkin Black Sabbath, Slipknot atau Motley Crue bisa diboyong ke JogjaROCKarta di tahun-tahun berikutnya," harap Bagus. (OL-3)
Melalui lagu Senyum Papa, Lindee Cremona memotret sosok ayah dari kacamata seorang anak; sosok yang kerap terlihat kuat dan selalu melempar senyum.
Menurut Dewi Gita, membuat soundtrack sulit karena penulis lagu harus menyesuaikan dengan cerita film serta tujuan dari film tersebut.
Marcell Siahaan sengaja membawakan lagu ini tanpa upaya untuk membesarkannya secara berlebihan.
Do What You Gotta, hasil kolaborasi dengan Sunset Rollercoaster, ditetapkan sebagai single utama dari EP terbaru PREP yang bertajuk One Day in the Sun.
Jakarta Concert Orchestra (JCO) kembali membuktikan daya tarik musik anime di panggung orkestra melalui konser bertajuk an Anime Symphony: Re-Awakening.
Eclipse dari Shye hadir dengan nuansa indie-rock yang kental, membawa pendengar menelusuri ruang-ruang keintiman yang bersifat tarik-ulur.
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
DKI Jakarta menyelenggarakan doa bersama lintas agama dan hiburan lainnya termasuk konser.
MEMPERINGATI delapan dekade perjalanan organisasi, Pengurus Pusat Pemuda Katolik melaksanakan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Pelayanan Kasih Bakti Mandiri, Sabtu (15/11).
Kolaborasi antara Loket, Indodana, dan TikTok dalam forum ini menegaskan pentingnya sinergi antara data, layanan finansial, dan pemasaran digital.
Tiga perangkat terbarunya yakni Xiaomi Watch S4, Xiaomi OpenWear Stereo Pro, dan Xiaomi Smart Band 10 Glimmer Edition
Kehadiran Pagaehun menjadikan Icon Bali sebagai mal pertama yang menghadirkan konser publik artis K-Pop Korea di Bali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved