Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Peringati 80 Tahun, Pemuda Katolik Hadirkan Kepedulian untuk Anak Panti

Ficky Ramadhan
15/11/2025 19:27
Peringati 80 Tahun, Pemuda Katolik Hadirkan Kepedulian untuk Anak Panti
Pengurus Pusat Pemuda Katolik melaksanakan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Pelayanan Kasih Bakti Mandiri, Sabtu (15/11)(Dok.HO)

MEMPERINGATI delapan dekade perjalanan organisasi, Pengurus Pusat Pemuda Katolik melaksanakan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Pelayanan Kasih Bakti Mandiri, Sabtu (15/11). Kegiatan ini menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen organisasi dalam menghadirkan karya nyata bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Dalam kunjungan tersebut, para pengurus membawa sejumlah perlengkapan kebutuhan anak serta menghadirkan berbagai hiburan yang menambah suasana hangat dan ceria di lingkungan panti.

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma menyampaikan pentingnya lingkungan penuh kasih untuk menunjang tumbuh kembang mereka.

"Anak-anakku, teruslah belajar, teruslah bermimpi. Kalian adalah cahaya masa depan yang akan membawa perubahan. Jangan pernah ragu pada diri kalian, sebab Tuhan telah menanamkan talenta yang indah dalam diri masing-masing dari kalian," kata Gusma dalam keterangannya, Sabtu (15/11).

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar rangkaian perayaan ulang tahun organisasi, melainkan perwujudan komitmen Pemuda Katolik untuk terlibat langsung menjawab kebutuhan masyarakat.

"Kami berharap kunjungan kasih hari ini dapat sedikit meringankan beban panti asuhan dan memberikan kehangatan bagi anak-anak di sini. Senyuman mereka adalah pengingat bagi kita semua bahwa kebaikan sekecil apa pun memiliki dampak yang mendalam," tambahnya.

Pemuda Katolik menutup perayaan usia ke-80 dengan rasa syukur dan tekad untuk terus melangkah dengan semangat pelayanan.

Berlandaskan prinsip pro ecclesia et patria, organisasi ini menegaskan kesiapan untuk terus berkarya, sementara spirit ad maiora natus sum menjadi dorongan untuk menjangkau karya yang lebih besar, lebih bermakna, dan berdampak bagi Gereja, bangsa, dan sesama. (Fik/M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik